Palembang, IntensNews – Kejuaraan pingpong bertajuk “Menyala Abangku” yang diselenggarakan oleh Relawan Ampera pada tanggal 11 Agustus 2024 telah sukses menghidupkan semangat kompetisi di antara para penggemar tenis meja di Kota Palembang dan sekitarnya.
Dengan diikuti oleh 108 peserta dari 25 Persatuan Tenis Meja (PTM) yang tersebar di wilayah Kota Palembang, Jejawi, OKI, dan daerah lainnya di Sumatera Selatan, acara ini menjadi sorotan bukan hanya karena kemeriahannya, tetapi juga karena tujuan mulianya untuk memperkenalkan calon Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, serta calon Wakil Gubernur, Haji Cik Ujang (HDCU), kepada komunitas olahraga setempat.
Dalam sambutannya, Ketua Relawan Ampera, Fili Muttaqien, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi bagi komunitas pingpong di Sumatera Selatan. “Kami ingin memperkenalkan Pak Herman Deru dan Pak Cik Ujang kepada komunitas tenis meja di Kota Palembang dan Sumatera Selatan melalui kegiatan ini,” jelas Fili.
“Dengan mengusung konsep yang unik, kami berusaha menciptakan suasana yang inklusif dan menyenangkan, di mana pemain muda dan senior bisa berkolaborasi dan saling belajar.”
Kejuaraan “Menyala Abangku” memang hadir dengan konsep yang berbeda dari biasanya. Setiap pasangan pemain diwajibkan memiliki total usia minimal 90 tahun, sebuah kriteria yang dirancang untuk menggabungkan kekuatan dan semangat pemain muda dengan pengalaman dan ketenangan pemain senior. “Kami ingin menciptakan keseimbangan dalam pertandingan, serta mempererat hubungan antar generasi dalam komunitas pingpong,” tambah Fili.
“Ini juga menjadi cara kami untuk menunjukkan bahwa olahraga tidak mengenal usia, dan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.”
Persiapan untuk acara ini telah dimulai sejak jauh-jauh hari, dengan pendaftaran yang dibuka pada 1 hingga 8 Agustus 2024. Antusiasme dari komunitas tenis meja di wilayah ini terlihat jelas dari jumlah peserta yang melebihi ekspektasi. Hari pertandingan pun tiba dengan atmosfer yang penuh semangat dan persahabatan, di mana para peserta dari berbagai latar belakang usia dan wilayah bersaing dengan sportivitas yang tinggi.
Selain menghadirkan kompetisi yang seru, kejuaraan ini juga menawarkan beragam hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama membawa pulang uang tunai sebesar 1,5 juta rupiah, diikuti dengan hadiah untuk juara kedua sebesar 1 juta rupiah, juara ketiga 600 ribu rupiah, dan juara keempat 400 ribu rupiah. Tak hanya itu, para pemenang juga akan menerima piala, medali, serta baju bertema HDCU yang didesain khusus untuk acara ini.
Semua peserta, tanpa terkecuali, mendapatkan sertifikat partisipasi sebagai penghargaan atas keikutsertaan dan semangat mereka dalam memeriahkan acara ini.
Acara “Menyala Abangku” ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan penggemar tenis meja, yang turut memberikan dukungan moral kepada para peserta.
Dalam sela-sela pertandingan, banyak peserta yang mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. “Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi kami,” ujar salah satu peserta yang juga merupakan pemain senior. “Kami merasa dihargai dan senang bisa berpartisipasi dalam acara yang mempertemukan pemain dari berbagai generasi.”
Kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif dalam memperkenalkan HDCU lebih dekat kepada masyarakat, khususnya komunitas olahraga.
Melalui acara ini, kedua calon pemimpin ini tidak hanya ingin menunjukkan dukungan mereka terhadap pengembangan olahraga lokal, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa mereka siap mendengarkan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dari berbagai lapisan.
Fili Muttaqien menambahkan bahwa kejuaraan ini mungkin akan menjadi agenda tahunan jika respons yang diterima terus positif. “Kami melihat potensi besar dalam acara seperti ini untuk memupuk kebersamaan dan solidaritas di antara masyarakat,” katanya. “Kami berharap, di masa depan, kejuaraan ini dapat berkembang lebih besar dan melibatkan lebih banyak komunitas serta daerah lainnya di Sumatera Selatan.”
Dengan selesainya kejuaraan “Menyala Abangku” ini, Relawan Ampera tidak hanya berhasil menggelar sebuah acara olahraga yang meriah dan penuh makna, tetapi juga telah memberikan kontribusi nyata dalam mempererat hubungan antar generasi dalam komunitas pingpong di Sumatera Selatan.
Melalui kegiatan ini, Herman Deru dan Cik Ujang diharapkan semakin dikenal dan dekat dengan masyarakat, serta mampu memberikan inspirasi bagi pengembangan olahraga di daerah tersebut.
Calon Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru (HD) saat penutupan menyambut baik kejuaraan tenis meja ini.
Hal ini karena olahraga Pimpong merupakan olahraga yang merakyat yang dapat diikuti semua kalangan.
Kejuaraan tenis meja ini diadakan di Palembang dengan tema “Menyala Abangku,” yang merujuk pada semangat perjuangan yang menyala-nyala di antara para peserta dan pendukung acara.
Ia berharap bahwa kejuaraan ini akan menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempromosikan olahraga tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul dan saling berbagi semangat perjuangan.
Kejuaraan tenis meja “Menyala Abangku” ini juga menjadi momentum bagi Relawan Ampera untuk menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung Herman Deru sebagai calon gubernur yang mampu membawa perubahan positif bagi Sumatera Selatan.
Dengan semangat yang terus menyala, Relawan Ampera diharapkan dapat menjadi teladan bagi kelompok-kelompok relawan lainnya di seluruh Indonesia.
Juara Pimpong Menyalah Abangku
Juara 1. 1.H.DODO
2.Haryadi
PTM RAMA
Juara 2 1.Idrus
2.Hasrul
PTM Pakjo
Juara 3.1 Dedi
2.Irham
PTM Pitstop.
Juar
Palembang, IntensNews – Kejuaraan pingpong bertajuk “Menyala Abangku” yang diselenggarakan oleh Relawan Ampera pada tanggal 11 Agustus 2024 telah sukses menghidupkan semangat kompetisi di antara para penggemar tenis meja di Kota Palembang dan sekitarnya.
Dengan diikuti oleh 108 peserta dari 25 Persatuan Tenis Meja (PTM) yang tersebar di wilayah Kota Palembang, Jejawi, OKI, dan daerah lainnya di Sumatera Selatan, acara ini menjadi sorotan bukan hanya karena kemeriahannya, tetapi juga karena tujuan mulianya untuk memperkenalkan calon Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, serta calon Wakil Gubernur, Haji Cik Ujang (HDCU), kepada komunitas olahraga setempat.
Dalam sambutannya, Ketua Relawan Ampera, Fili Muttaqien, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi bagi komunitas pingpong di Sumatera Selatan. “Kami ingin memperkenalkan Pak Herman Deru dan Pak Cik Ujang kepada komunitas tenis meja di Kota Palembang dan Sumatera Selatan melalui kegiatan ini,” jelas Fili.
“Dengan mengusung konsep yang unik, kami berusaha menciptakan suasana yang inklusif dan menyenangkan, di mana pemain muda dan senior bisa berkolaborasi dan saling belajar.”
Kejuaraan “Menyala Abangku” memang hadir dengan konsep yang berbeda dari biasanya. Setiap pasangan pemain diwajibkan memiliki total usia minimal 90 tahun, sebuah kriteria yang dirancang untuk menggabungkan kekuatan dan semangat pemain muda dengan pengalaman dan ketenangan pemain senior. “Kami ingin menciptakan keseimbangan dalam pertandingan, serta mempererat hubungan antar generasi dalam komunitas pingpong,” tambah Fili.
“Ini juga menjadi cara kami untuk menunjukkan bahwa olahraga tidak mengenal usia, dan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.”
Persiapan untuk acara ini telah dimulai sejak jauh-jauh hari, dengan pendaftaran yang dibuka pada 1 hingga 8 Agustus 2024. Antusiasme dari komunitas tenis meja di wilayah ini terlihat jelas dari jumlah peserta yang melebihi ekspektasi. Hari pertandingan pun tiba dengan atmosfer yang penuh semangat dan persahabatan, di mana para peserta dari berbagai latar belakang usia dan wilayah bersaing dengan sportivitas yang tinggi.
Selain menghadirkan kompetisi yang seru, kejuaraan ini juga menawarkan beragam hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama membawa pulang uang tunai sebesar 1,5 juta rupiah, diikuti dengan hadiah untuk juara kedua sebesar 1 juta rupiah, juara ketiga 600 ribu rupiah, dan juara keempat 400 ribu rupiah. Tak hanya itu, para pemenang juga akan menerima piala, medali, serta baju bertema HDCU yang didesain khusus untuk acara ini.
Semua peserta, tanpa terkecuali, mendapatkan sertifikat partisipasi sebagai penghargaan atas keikutsertaan dan semangat mereka dalam memeriahkan acara ini.
Acara “Menyala Abangku” ini dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan penggemar tenis meja, yang turut memberikan dukungan moral kepada para peserta.
Dalam sela-sela pertandingan, banyak peserta yang mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. “Ini adalah pengalaman yang luar biasa bagi kami,” ujar salah satu peserta yang juga merupakan pemain senior. “Kami merasa dihargai dan senang bisa berpartisipasi dalam acara yang mempertemukan pemain dari berbagai generasi.”
Kejuaraan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal yang positif dalam memperkenalkan HDCU lebih dekat kepada masyarakat, khususnya komunitas olahraga.
Melalui acara ini, kedua calon pemimpin ini tidak hanya ingin menunjukkan dukungan mereka terhadap pengembangan olahraga lokal, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa mereka siap mendengarkan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat dari berbagai lapisan.
Fili Muttaqien menambahkan bahwa kejuaraan ini mungkin akan menjadi agenda tahunan jika respons yang diterima terus positif. “Kami melihat potensi besar dalam acara seperti ini untuk memupuk kebersamaan dan solidaritas di antara masyarakat,” katanya. “Kami berharap, di masa depan, kejuaraan ini dapat berkembang lebih besar dan melibatkan lebih banyak komunitas serta daerah lainnya di Sumatera Selatan.”
Dengan selesainya kejuaraan “Menyala Abangku” ini, Relawan Ampera tidak hanya berhasil menggelar sebuah acara olahraga yang meriah dan penuh makna, tetapi juga telah memberikan kontribusi nyata dalam mempererat hubungan antar generasi dalam komunitas pingpong di Sumatera Selatan.
Melalui kegiatan ini, Herman Deru dan Cik Ujang diharapkan semakin dikenal dan dekat dengan masyarakat, serta mampu memberikan inspirasi bagi pengembangan olahraga di daerah tersebut.
Calon Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru (HD) saat penutupan menyambut baik kejuaraan tenis meja ini.
Hal ini karena olahraga Pimpong merupakan olahraga yang merakyat yang dapat diikuti semua kalangan.
Kejuaraan tenis meja ini diadakan di Palembang dengan tema “Menyala Abangku,” yang merujuk pada semangat perjuangan yang menyala-nyala di antara para peserta dan pendukung acara.
Ia berharap bahwa kejuaraan ini akan menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempromosikan olahraga tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkumpul dan saling berbagi semangat perjuangan.
Kejuaraan tenis meja “Menyala Abangku” ini juga menjadi momentum bagi Relawan Ampera untuk menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung Herman Deru sebagai calon gubernur yang mampu membawa perubahan positif bagi Sumatera Selatan.
Dengan semangat yang terus menyala, Relawan Ampera diharapkan dapat menjadi teladan bagi kelompok-kelompok relawan lainnya di seluruh Indonesia.
Juara Pimpin Menyalah Abangku
Juara 1. 1.H.DODO
2.Haryadi
PTM RAMA
Juara 2 1.Idrus
2.Hasrul
PTM Pakjo
Juara 3.1 Dedi
2.Irham
PTM Pitstop.
Juara 4. 1.David
2.Harun
PTM Bola Api(***)
a 4. 1.David
2.Harun
PTM Bola Api(***)






