Palembang, IntensNews.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) kembali memberikan apresiasi kepada para inovator terbaik dalam ajang Penganugerahan Inovator Sumatera Selatan Tahun 2025 yang digelar di Griya Agung, Demang Lebar Daun Palembang, Senin (24/11/2025).
Dari proses seleksi yang dilakukan tim juri, sebanyak 36 inovator berhasil terjaring untuk menerima penghargaan langsung dari Gubernur Sumatera Selatan. Salah satunya adalah H. Derga Karenza, S.P., M.M., yang turut hadir sebagai nominator dalam acara bergengsi tersebut.
Derga Karenza, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Bapenda Sumsel, menjadi sorotan berkat inovasinya dalam menghadirkan Retribusi Online Sumsel (ROS) — sebuah sistem pembayaran retribusi non-tunai berbasis perangkat digital resmi.
Dalam keterangannya, Derga menjelaskan bahwa ROS hadir untuk mengubah paradigma lama pembayaran retribusi yang masih menggunakan sistem manual.
“Kalau kamu datang ke objek retribusi, sudah tidak ada lagi cerita tiket sobek, tiket bolak-balik. Semua langsung tercatat real-time ke laporan PAD,” ujar Derga.
Sistem ROS telah soft launching sejak Desember 2024 dan mulai diuji coba di delapan titik awal. Dari total 38 objek retribusi, pemenuhan perangkat oleh Bank Sumsel Babel masih berjalan sebelum grand launching dilakukan bersama Gubernur.
Inovasi ini mendapatkan dukungan penuh dari Inspektorat, KPK, hingga Kemendagri karena dianggap mampu meningkatkan transparansi dan mencegah kebocoran pendapatan.
“Zaman sekarang makan bakso saja keluar struk. Masa di objek pemerintah tidak? Dengan ROS, insyaallah kebocoran bisa ditekan hingga 0%. Kami ini kerja keras. Tidak autopilot, tidak nunggu duit datang. Ini benar-benar untuk memudahkan masyarakat dan memperbaiki PAD Sumsel,” tegasnya.
Tak hanya bersinar di level provinsi, inovasi ROS juga berhasil menembus 8 besar nasional dari 34 provinsi dan kini tengah berkompetisi di tingkat pusat. Hal ini menunjukkan bahwa Sumatera Selatan terus melahirkan terobosan yang relevan dan berdampak luas.
Acara Anugerah Inovator Sumsel Tahun 2025 sendiri menjadi bukti nyata bahwa provinsi ini mendorong budaya inovasi lintas sektor — mulai dari pelajar, akademisi, ASN hingga swasta — untuk terus melahirkan gagasan yang memperbaiki layanan publik dan meningkatkan efisiensi pemerintahan.
“Inovasi itu jalan menuju masa depan. Selama kita berani, Sumatera Selatan akan selalu punya ruang untuk melahirkan karya hebat. Anugerah ini menguatkan budaya inovasi dan merangkul para pembaru sebagai mitra strategis pembangunan,” tutup Derga.
Kehadiran berbagai inovasi baru termasuk ROS membuka peluang besar untuk peningkatan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumatera Selatan.






