Surabaya,IntensNews.id – Khofifah Indar Parawansa kembali menggelar program Mudik Gratis Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026. Program yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini menjadi bentuk komitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tanpa biaya bagi masyarakat yang hendak pulang kampung.
Tahun ini, Pemprov Jatim menargetkan 7.000 warga dapat mengikuti program mudik gratis dengan tujuan ke 20 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.
Sebanyak 4.000 penumpang akan diberangkatkan melalui jalur darat menggunakan armada bus. Sementara 3.000 penumpang lainnya diberangkatkan melalui jalur laut dengan kapasitas sekitar 250 penumpang dalam 12 kali pemberangkatan.
Selain itu, Pemprov Jatim juga menyediakan fasilitas pengangkutan motor gratis sebanyak 200 unit, guna menekan risiko kecelakaan akibat perjalanan jauh menggunakan sepeda motor saat Lebaran.
Keberangkatan bus dijadwalkan pada 19 Maret 2026. Pendaftaran online dibuka pada 2–4 Maret 2026 selama kuota tersedia, dan pendaftaran langsung pada 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.
Terdapat 17 rute bus, di antaranya:
Surabaya menuju Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk (via arteri), Tulungagung, Blitar (via Pare), Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Blitar (via Malang), Banyuwangi (via Jember), Banyuwangi (via Situbondo), Ngawi, Tuban, Sumenep, dan Bojonegoro.
Program ini dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Organda serta penyedia jasa angkutan laut.
Untuk jalur laut tersedia dua rute:
Pelabuhan Jangkar (Situbondo) – Pelabuhan Pulau Raas (Sumenep)
Pelabuhan Jangkar (Situbondo) – Pelabuhan Pulau Sapudi
Keberangkatan rute Jangkar–Raas dijadwalkan pada 8, 12, 15, dan 17 Maret 2026.
Rute Jangkar–Sapudi pada 11 dan 16 Maret 2026.
Sedangkan arus balik laut:
Raas–Jangkar: 29 Maret serta 2, 4, dan 6 April 2026
Sapudi–Jangkar: 27 dan 31 Maret 2026
Dishub Jatim juga melayani pengiriman motor ke enam daerah tujuan: Banyuwangi, Jember, Tulungagung, Trenggalek, Madiun, dan Ponorogo.
Keberangkatan motor dijadwalkan pada 18 Maret 2026, dengan pendaftaran langsung melalui operator mulai 8 Maret 2026 hingga kuota terpenuhi.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa program ini diharapkan membantu masyarakat merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa terbebani biaya transportasi.
“Tradisi mudik adalah momen penting untuk mempererat silaturahmi keluarga. Melalui program Mudik Bareng Gratis ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman, nyaman, dan tanpa biaya,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (28/2).
Karena kuota terbatas, masyarakat diimbau segera mendaftar melalui laman resmi Dishub Jatim sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Program Mudik Gratis Jatim 2026 ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, menekan angka kecelakaan, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat momentum Lebaran.






