BLITAR ,IntensNews.id – Rangkaian seleksi pemain Road to Soekarno Cup 2026 yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berlangsung di Kota Blitar, Sabtu (8/3/2026). Sebelum menjalani seleksi di lapangan, para calon pemain sepak bola muda terlebih dahulu diajak berziarah ke makam Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Prosesi ziarah berlangsung di Kompleks Makam Bung Karno sekitar pukul 16.30 WIB. Para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Blitar Raya mengikuti kegiatan tersebut dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Daniel Rohi mengatakan, kegiatan ziarah ini bertujuan menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda melalui olahraga sepak bola.
Menurutnya, sepak bola bukan hanya soal keterampilan bermain, tetapi juga tentang membangun karakter, disiplin, dan semangat kebersamaan.
“Sepak bola bukan sekadar permainan. Bung Karno selalu menekankan pentingnya membangun karakter bangsa yang kuat, percaya diri, dan memiliki semangat gotong royong. Karena itu para pemain kami ajak datang ke makam Bung Karno agar mereka merasakan dan menyerap semangat perjuangan beliau,” ujar Daniel Rohi.
Setelah ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada masyarakat serta buka puasa bersama para peserta seleksi dan tim pelatih.
Selanjutnya pada pukul 20.00 WIB, para pemain mengikuti seleksi teknis di Stadion Gelora Supriyadi, Blitar. Dalam seleksi tersebut, tim pelatih dan pencari bakat Banteng Jatim FC U-17 menilai kemampuan teknis, kondisi fisik, serta mental bertanding para pemain.
Seleksi di Blitar merupakan bagian dari proses penjaringan pemain Banteng Jatim FC U-17 yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di lima wilayah. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Banyuwangi, dan selanjutnya akan berlangsung di Malang, Surabaya, serta Bangkalan.
Para pemain yang lolos seleksi akan dipersiapkan untuk memperkuat Banteng Jatim FC U-17 dalam ajang Soekarno Cup 2026, turnamen sepak bola usia muda antarprovinsi yang diinisiasi PDI Perjuangan.
Turnamen tersebut rencananya digelar pada Juli 2026 di Surabaya dan akan diikuti oleh 16 provinsi dari berbagai daerah di Indonesia.
Daniel Rohi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencari pemain sepak bola berbakat, tetapi juga membangun karakter generasi muda.
“Blitar adalah Bumi Bung Karno. Kami berharap dari tanah ini lahir pemain-pemain muda yang tidak hanya hebat bermain bola, tetapi juga memiliki disiplin, semangat perjuangan, dan karakter kuat sebagaimana nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno,” pungkasnya.






