OGAN KOMERING ILIR, INTENSNEWS.ID — Di tengah suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Tim SAR Gabungan tetap menjalankan tugas kemanusiaan dengan melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan speedboat di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Korban diketahui bernama Iwan (35), yang merupakan pengemudi (serang) speedboat yang mengalami kecelakaan pada Sabtu (21/3/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat speedboat yang ditumpangi tiga orang—terdiri dari satu serang dan dua penumpang—berangkat dari Desa Semuntul, Kabupaten Banyuasin menuju Kayuagung, OKI.
Dalam perjalanan, rombongan sempat menepi untuk menanyakan arah kepada warga setempat. Warga telah mengingatkan agar mereka memutar balik dan menggunakan jalur lain karena rute yang akan dilalui dinilai berbahaya, terdapat banyak rintangan serta fenomena “hole” atau pusaran air.
Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan. Sekitar pukul 18.30 WIB, speedboat tersedot ke dalam pusaran air hingga menyebabkan kecelakaan. Dua penumpang berhasil diselamatkan warga, sementara korban Iwan hilang terseret arus dan tenggelam.
Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian pada pukul 21.50 WIB dan segera mengerahkan tim ke lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian.
Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
Kedua SRU melakukan pencarian dengan metode penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet (LCR), dengan jangkauan hingga radius sekitar 5 kilometer persegi ke arah utara dari lokasi kejadian. Pencarian juga dilakukan dengan menyisir sisi kanan dan kiri sungai serta menyebarkan informasi kepada warga di sepanjang pesisir.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan bahwa hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian.
“Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir area yang telah ditentukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi air, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan.
“Perhatikan kondisi jalur yang akan dilalui dan lengkapi diri dengan alat keselamatan seperti life jacket guna meminimalisir risiko kecelakaan,” tambahnya.
Hingga kini, operasi pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.





