PALEMBANG, IntensNews.id — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmen respons cepat pascabencana dengan memperkuat penanganan yang tidak hanya berfokus pada aspek materiil, tetapi juga pemulihan psikologis (moril) masyarakat terdampak.
Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk mengedepankan pendekatan komprehensif dalam setiap penanganan bencana, sebagai wujud kehadiran negara melalui institusi Polri di tengah masyarakat.
Instruksi tersebut langsung diimplementasikan oleh Kapolres Ogan Ilir, Bagus Suryo Wibowo, yang bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik dan santunan kepada korban kebakaran di Desa Ibul Besar III, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dalam jumlah besar, mulai dari ratusan kilogram beras, bahan pangan, hingga kebutuhan khusus bagi kelompok rentan seperti susu balita, ibu hamil, dan perlengkapan bayi. Selain itu, Polres Ogan Ilir juga bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional untuk menyalurkan bantuan dana stimulan sebesar Rp3 juta kepada setiap kepala keluarga terdampak guna mempercepat pemulihan ekonomi.
“Instruksi Bapak Kapolda sangat jelas, Polri harus bergerak dalam satu tarikan napas antara pengamanan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kami hadir untuk memastikan korban tidak merasa sendiri,” tegas Bagus.
Selain bantuan fisik, jajaran kepolisian juga memberikan pendampingan moril melalui dialog langsung dengan para korban. Kehadiran pimpinan di lokasi menjadi bagian dari trauma healing awal untuk membantu memulihkan kondisi psikologis warga sekaligus membangun kembali semangat pascabencana.
Tak hanya itu, Polres Ogan Ilir juga melakukan koordinasi cepat dengan perangkat desa dan instansi terkait dalam membantu pengurusan administrasi warga yang kehilangan dokumen penting akibat kebakaran.
Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk empati sekaligus implementasi standar operasional yang humanis.
“Respons cepat ini adalah bentuk empati institusi. Kami tidak hanya mengamankan lokasi, tetapi juga memastikan keberlangsungan hidup masyarakat melalui bantuan materil dan moril secara terukur,” ujarnya.
Melalui sinergi lintas sektoral dan pendekatan kemanusiaan yang menyeluruh, Polda Sumatera Selatan terus memperkuat peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung ketahanan masyarakat menghadapi bencana.






