TAKALAR,IntenNews.id — Tokoh Literasi Nasional, Bachtiar Adnan Kusuma, menyampaikan dukungannya terhadap program Duta Cerdas Bermedia yang diinisiasi oleh Zigid Indonesia di bawah naungan Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia.
Program tersebut dinilai sebagai langkah positif dalam mendorong lahirnya generasi muda yang mampu memanfaatkan media digital secara sehat, cerdas, produktif, dan tetap menjunjung tinggi etika dalam bermedia sosial.
“Kita butuh figur bermindset digital agar tidak kebablasan dalam berliterasi digital. Memanfaatkan platform media digital dengan cerdas, beretika, santun, serta menjadi contoh generasi cerdas bermedia digital,” ujar Bachtiar Adnan Kusuma.
Penulis nasional sekaligus penerima penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia itu menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan penguatan literasi digital, khususnya bagi generasi muda.
Menurutnya, kehadiran Duta Cerdas Bermedia diharapkan mampu menjadi teladan dalam menggunakan platform digital secara positif, edukatif, dan inspiratif.
Tidak hanya aktif di media sosial, generasi muda juga diharapkan mampu menghadirkan konten yang membangun dan memberikan dampak baik bagi masyarakat sekitar.
Sebagai Dewan Penasehat Zigid Indonesia, Bachtiar berharap gerakan literasi digital terus diperkuat guna menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bermanfaat bagi generasi muda Indonesia.
Sementara itu, Zigid Indonesia bersama Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia terus berkomitmen menghadirkan berbagai program edukatif di bidang literasi digital, kepemudaan, pendidikan, dan inovasi.
Yayasan Sahabat Pemuda Prestasi Indonesia sendiri telah memiliki legalitas resmi berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0016150.AH.01.14 Tahun 2021.






