MUSI RAWAS, Intensnews.id – Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di Desa Kosgoro RT 003, Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Korban diketahui bernama Thohari (80), warga Desa Kosgoro RT 003, Kecamatan STL Ulu Terawas. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke kebun yang berada di belakang rumah.
Beberapa waktu kemudian, sang istri menyusul ke kebun tersebut. Namun setibanya di lokasi, korban tidak ditemukan. Keluarga bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian, tetapi hingga malam hari keberadaan korban belum diketahui.
Menurut keterangan warga, korban sempat terlihat berada di seberang sungai. Dalam kesehariannya, korban lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Namun belakangan ini korban sering mengalami halusinasi dan meyakini bahwa rumah yang ditempatinya saat ini bukan miliknya. Korban kerap mengatakan bahwa rumahnya berada di kebun yang terletak di belakang tempat tinggalnya sekarang.
Memasuki hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran secara visual menggunakan metode ESAR Hasty Search (Pencarian Tipe I), yaitu metode pencarian cepat pada tahap awal operasi SAR dengan memfokuskan pencarian pada area-area yang berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban berdasarkan informasi dan petunjuk yang tersedia.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya personel Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat setempat.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Palembang, Macarah Wanto, S.E., mengatakan bahwa seluruh unsur yang terlibat terus berupaya maksimal untuk menemukan korban.
“Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan terus melaksanakan pencarian dengan berbagai metode dan memperluas area pencarian sesuai hasil evaluasi di lapangan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Macarah Wanto.
Selain itu, pihak Basarnas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi keluarga yang memiliki anggota lanjut usia atau kondisi khusus yang memerlukan pengawasan lebih intensif, guna menghindari kejadian serupa.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih terus berlangsung.






