Kabar Baik dari Jakarta! Perjuangan Hendrajoni dan Kadis PUTR Berbuah, Rp59 Miliar untuk Irigasi dan Sungai Pesisir Selatan Disetujui

  • Bagikan

Pesisir Selatan, Intensnews.id – Upaya Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur sumber daya air di tingkat pusat membuahkan hasil. Kunjungan kerja Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni bersama Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Javeri ke Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR di Jakarta pada 3 Juni 2026 menghasilkan persetujuan anggaran sekitar Rp59 miliar untuk pembangunan irigasi dan penanganan sungai.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima oleh Sesditjen Sumber Daya Air Dedi Natrifahrizal (Dedisky Nazarudin), Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan SDA Gatot Bayu Aji, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan A. Adi Umar Dani, serta Kasubdit Bina Operasi dan Pemeliharaan Tantri Anggraini.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Pesisir Selatan, Javeri, menjelaskan bahwa pemerintah daerah mengajukan proposal rehabilitasi jaringan irigasi, penanganan sungai, serta pengamanan pantai yang terdampak abrasi.

Dari total 114 Daerah Irigasi (DI) yang diusulkan, sebanyak 8 daerah irigasi telah memperoleh persetujuan dengan nilai anggaran sekitar Rp17 miliar dan direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026. Sementara itu, sekitar 90 daerah irigasi lainnya telah masuk dalam daftar prioritas pembahasan lanjutan, sedangkan 6 daerah irigasi masih melengkapi persyaratan administrasi dan teknis.

Selain sektor irigasi, usulan penanganan sungai juga mendapat respons positif dari pemerintah pusat. Sebanyak 7 titik sungai di Kabupaten Pesisir Selatan disetujui untuk ditangani dengan total anggaran sekitar Rp42 miliar.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga mengusulkan penanganan abrasi di lima kawasan pantai yang mengalami ancaman serius, yakni Pantai Sago, Pantai Muara Api-Api, Pantai Surantih, Pantai Muaro Bamtiang Tarusan, dan Pantai Pasir Pelangai.

Menurut Javeri, usulan penanganan abrasi tersebut saat ini masih dalam proses pembahasan dan diharapkan dapat memperoleh dukungan anggaran pemerintah pusat pada Tahun Anggaran 2027.

“Abrasi pantai yang terjadi di sejumlah wilayah pesisir saat ini sedang kami perjuangkan pendanaannya ke pemerintah pusat. Proposal penanganannya telah diajukan dan sedang dalam proses. Kami berharap pemerintah pusat dapat segera menindaklanjuti usulan tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan secepatnya untuk melindungi permukiman warga, fasilitas umum, serta lahan masyarakat yang terancam abrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor irigasi dan sungai menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini sangat bergantung pada infrastruktur sumber daya air untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Keberhasilan memperjuangkan dukungan anggaran tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam menjemput program strategis pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan daerah. Dengan mulai disetujuinya sejumlah usulan tersebut, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat segera direalisasikan sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi risiko bencana, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *