LAMONGAN, IntensNews.id – Polres Lamongan bergerak cepat menangani kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 10 stand atau ruko dan menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu stand yang menjual plastik dan styrofoam. Karena material yang mudah terbakar, kobaran api dengan cepat merambat ke stand di sekitarnya hingga membakar sebagian kawasan pasar.
Menerima laporan kejadian, jajaran Polres Lamongan bersama Polsek Babat segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar pasar agar penanganan kebakaran berjalan lancar.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd. mengatakan, berdasarkan data sementara, sekitar 10 stand terdampak kebakaran dan pendataan masih terus dilakukan oleh petugas.
“Sebanyak 11 unit armada pemadam kebakaran dari berbagai daerah, ditambah armada suplai air BPBD, dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Petugas juga terus melakukan pendataan terhadap stand yang terdampak,” jelasnya.
Di lokasi kejadian tampak hadir Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso, S.H., Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., personel Ton Harkamtibmas, serta anggota Polsek Babat yang bersinergi dengan petugas pemadam kebakaran dalam mengamankan lokasi dan membantu kelancaran proses pemadaman.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Meski demikian, hingga pagi hari petugas masih melakukan proses pendinginan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru karena masih terdapat kepulan asap dari sisa material yang terbakar.
Saat ini, enam unit armada pemadam kebakaran tetap disiagakan di lokasi, terdiri dari armada Damkar Kabupaten Lamongan, Pos Babat, Pos Paciran, Pos Ngimbang, Batalyon Teritorial Pembangunan, serta bantuan dari Tim Damkar Kabupaten Tuban.
IPDA M. Hamzaid memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Lamongan dan akan dilanjutkan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.
“Kami turut prihatin atas musibah yang dialami para pedagang. Semoga para korban diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya.
Polres Lamongan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, tidak menumpuk barang mudah terbakar di sekitar sumber panas, serta segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. Masyarakat juga diminta mematuhi arahan petugas dan tidak berkerumun di sekitar lokasi demi mendukung proses pendinginan dan menjaga keselamatan bersama.





