TRENGGALEK,IntensNews.id – Mengawali tahun ajaran baru 2026/2027, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Pogalan sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari berturut-turut tersebut dirancang secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada pengenalan fisik sekolah melainkan juga menekankan pembentukan karakter, penguatan mental disiplin, serta kesiapan kerja para murid baru.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin (13/7/2026) melalui sistem hybrid. Seluruh murid baru hadir secara fisik di sekolah, sekaligus terhubung via ruang virtual Zoom dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dalam pembukaan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan urgensi mewujudkan ekosistem sekolah yang aman, nyaman, dan sepenuhnya bebas dari segala bentuk perundungan (bullying).
Sebagai wujud komitmen nyata, pembukaan MPLS nasional ini diintegrasikan dengan Deklarasi Anti Rokok Konvensional dan Elektrik, dilanjutkan dengan pelaksanaan Gerakan Bersama (GEMA) Integritas Sekolah. Usai seremoni pembukaan, pihak sekolah langsung mengajak para peserta didik untuk mendalami sejarah panjang SMKN 1 Pogalan, membedah visi-misi lembaga, serta membangkitkan motivasi belajar melalui paparan deretan prestasi yang telah diukir. Hari pertama diakhiri dengan orientasi kurikulum baru serta program tour de campus untuk mengenalkan seluruh sarana dan prasarana penunjang pembelajaran.
Memasuki hari kedua dan ketiga, suasana lapangan SMKN 1 Pogalan tampak lebih dinamis dengan hadirnya jajaran personel dari Komando Distrik Militer (KODIM) 0806/Trenggalek. Kehadiran aparat TNI ini bertujuan untuk memberikan pelatihan fisik dan mental guna membentuk kedisiplinan tingkat tinggi pada diri murid baru.
Rangkaian latihan dimulai dengan Senam Anak Indonesia Hebat, disusul pembekalan wawasan kebangsaan, materi bela negara, hingga Latihan Baris-Berbaris (PBB). Guna mencairkan suasana dan melatih kekompakan, para personel KODIM juga menyisipkan permainan outbound yang menguji kerja sama tim. Di sela-sela agenda fisik, jajaran guru SMKN 1 Pogalan turut memberikan materi krusial mengenai penanaman akhlak dan budi pekerti, sekaligus memaparkan peta jalan masa depan siswa melalui pengenalan ekstrakurikuler, konsentrasi keahlian, budaya industri, serta peluang kerja pasca-kelulusan.
Sinergi yang kuat ditunjukkan pihak sekolah pada Kamis (16/7/2026) dengan menggandeng tiga instansi besar di Kabupaten Trenggalek sekaligus. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Trenggalek hadir memberikan edukasi preventif mengenai bahaya narkoba, disusul oleh Puskesmas Pogalan yang mengupas tuntas isu kesehatan remaja. Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Trenggalek turut hadir memberikan ulasan mendalam terkait pencegahan kenakalan remaja dari sudut pandang hukum dan sosial.
Setelah menerima berbagai pembekalan teoritis, atmosfer kegiatan berubah menjadi meriah melalui panggung unjuk bakat. Pada sesi ini, para murid kelas X diberikan kebebasan penuh untuk mengekspresikan minat, bakat, serta kreativitas seni mereka di hadapan rekan-rekan barunya.
Hari terakhir rangkaian MPLS, Jumat (17/7/2026), agenda difokuskan pada pemeliharaan kesehatan fisik dan pemahaman tata krama formal. Pihak sekolah memfasilitasi sosialisasi cek kesehatan gratis yang dirangkai dengan panduan penggunaan Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) dari Kementerian Kesehatan.
Sebagai persiapan matang sebelum memasuki Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) efektif pada pekan berikutnya, para murid menerima pembekalan intensif mengenai tata upacara bendera yang dipimpin langsung oleh pembina eksternal dari Universitas Bhayangkara (UNBARA), Kapten (Purn.) Khoirudin. Rangkaian kegiatan MPLS Ramah 2026 ini resmi ditutup dengan apel penutupan oleh Kepala SMKN 1 Pogalan, yang ditandai dengan pemberian penghargaan bagi murid terbaik serta pendamping kelas MPLS tersukses tahun ini.






