Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, Babinsa Tikung Gerak Cepat Cek Rumah Roboh Akibat Angin Kencang

  • Bagikan

LAMONGAN, IntensNews.id  — Bencana angin kencang kembali menerjang kawasan Kabupaten Lamongan dan menyebabkan kerusakan pada hunian warga. Peristiwa nahas ini menimpa rumah milik Bapak Tarom yang berlokasi di Dusun Blumbungan, Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Peristiwa tersebut diketahui pada Minggu (6/9/2026).

Satu unit rumah dilaporkan roboh total hingga tidak dapat dihuni lagi. Faktor kondisi struktur kayu bangunan yang sudah lapuk, dipadukan dengan hempasan angin kencang yang melintas secara mendadak, menjadi penyebab utama robohnya tempat tinggal tersebut.

Mendapat informasi mengenai insiden tersebut, Babinsa Koramil 0812/04 Tikung, Sertu Nur Kosim bersama anggota Koramil bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kehadirannya di lapangan bertujuan melakukan peninjauan langsung, menginventarisasi kerusakan, serta memastikan keselamatan pemilik rumah pascabencana.

Berdasarkan pendataan awal di lapangan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah tersebut. Namun, kerugian materiil terbilang cukup berat lantaran bangunan rumah milik Bapak Tarom mengalami kerusakan total pada seluruh bagian struktur utamanya.

Guna menjaga keselamatan, pemilik rumah untuk sementara dievakuasi dan diungsikan ke rumah tetangga terdekat. Langkah ini dilakukan sembari menunggu tindakan lanjutan serta bantuan material penanganan darurat dari pihak terkait.

Sertu Nur Kosim segera berkoordinasi secara terpadu dengan unsur Tiga Pilar tingkat kecamatan dan desa. Sinergi ini melibatkan jajaran Koramil 0812/04 Tikung, Polsek Tikung, Trantib Kecamatan Tikung, hingga Kepala Desa beserta perangkat Desa Wonokromo yang bersama-sama meninjau lokasi.

Selain unsur kewilayahan, penanganan kejadian ini juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan dan Agen Bencana BPBD Provinsi Jawa Timur. Seluruh pihak berkolaborasi untuk menyusun langkah tanggap darurat dan menyalurkan bantuan bagi korban.

Sertu Nur Kosim mengungkapkan bahwa koordinasi cepat dan pelaporan kepada Komando Atas terus dilakukan agar proses penanganan dapat berjalan optimal. Penanganan bersama warga sekitar juga disiapkan untuk melakukan pembersihan puing-puing bangunan.

Menurut pengamatan Babinsa di lapangan, fenomena angin kencang yang memicu rumah roboh di wilayah Kecamatan Tikung telah menjadi ancaman bencana musiman. Potensi cuaca ekstrem seperti ini kerap mengintai berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan, khususnya pada masa peralihan iklim dan musim kemarau.

Sebagai langkah antisipasi ke depan, Sertu Nur Kosim menekankan pentingnya imbauan masif dari pemerintah daerah dan Tiga Pilar Desa kepada masyarakat. Warga diharapkan lebih waspada terhadap potensi angin kencang serta rutin memeriksa ketahanan struktur bangunan rumah masing-masing demi mencegah kejadian serupa.

(Iswanto)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *