LAMONGAN, Intensnews.id — Gelaran Lamongan Night Carnival (LNC) 2026 tahun kedua kembali menyedot animo masyarakat. Ribuan warga memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur karnaval pada Sabtu (12/9/2026) malam.
Masyarakat datang untuk menyaksikan langsung kemeriahan parade yang menampilkan beragam kreativitas, seni, budaya, hingga busana karnaval.
Antusiasme warga bahkan telah terlihat sejak sore hari. Masyarakat dari berbagai wilayah mulai berkumpul di kawasan Alun-alun Lamongan dan memenuhi sepanjang jalur karnaval.
Tak sedikit warga yang rela menunggu hingga malam demi menyaksikan penampilan para peserta. Suasana semakin semarak ketika satu per satu peserta melintas dengan membawa kostum unik serta atraksi budaya yang menarik perhatian.
Lamongan Night Carnival 2026 diikuti sebanyak 67 peserta, terdiri dari 8 peserta kategori lembaga pendidikan, 27 peserta kategori individu, serta 32 peserta kategori grup atau kelompok.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang hiburan sekaligus wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas.
LNC juga menjadi bagian dari upaya memperkuat geliat seni dan budaya daerah serta membuka ruang ekspresi bagi masyarakat Lamongan.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Lamongan Night Carnival 2026.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan kreatif dan kebudayaan mendapat tempat yang baik di tengah masyarakat Lamongan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi pada acara ini, terima kasih kepada semuanya jajaran Forkopimda dan seluruh masyarakat Lamongan. Mari kita nikmati, kita meriahkan bersama. Banyak sekali yang akan ditampilkan, berbagai budaya khas Lamongan dan berbagai cerita juga kekayaan alam serta seni kreativitas daerah yang berusaha kita munculkan pada malam hari ini,” ujar Yuhronur.
Kemegahan Lamongan Night Carnival 2026 sekaligus menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk berkumpul, berekspresi, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap potensi daerah.
(Iswanto)






