PALEMBANG, IntensNews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, Kamis (08/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual selama Warga Binaan menjalani masa pidana.
Pembinaan keagamaan diberikan sesuai dengan keyakinan masing-masing. Bagi Warga Binaan beragama Kristen dan Katolik, kegiatan rohani dipimpin oleh Pendeta Samuel dari Kasih Agave.
Sementara itu, Warga Binaan beragama Islam mengikuti kegiatan santri di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Palembang melalui pembelajaran tilawah Al-Qur’an yang dipimpin oleh Ustaz Herman Supratman dan Suharman, S.Pd. dari Yayasan Yarzi.
Kepala Lapas Kelas I Palembang, Imam Purwanto, mengatakan pembinaan kepribadian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan karena tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga mendorong Warga Binaan untuk membangun sikap dan perilaku yang lebih baik.
“Pembinaan keagamaan menjadi salah satu sarana untuk membentuk mental dan karakter Warga Binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat dan menjadi bagian dari proses perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Imam.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif dengan pendampingan petugas. Lapas Kelas I Palembang akan terus melakukan monitoring dan evaluasi serta mendorong pelaksanaan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan Warga Binaan.
Teddy






