PALEMBANG , IntensNews.id – Dinamika opini liar yang menyeret nama Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel, M. Asrul Indrawan, sebagai provokator akhirnya ditanggapi aktivis senior.
Praktisi hukum dan aktivis kemanusiaan yang akrab disapa Ojes 98, Ramoges, SH, meminta publik menahan diri dan menjaga iklim kondusif.
Menurut Ojes 98, sosok Asrul jauh dari stigma provokator yang belakangan beredar. Di mata Persaudaraan Aktivis 98, Asrul adalah pribadi hangat, berjiwa sosial tinggi, dan konsisten hadir dalam kegiatan kemanusiaan.
“Di mata kawan-kawan Persaudaraan Aktivis 98, M. Asrul Indrawan adalah sosok sahabat yang dikenal memiliki kepribadian baik, hangat, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. Selama bertahun-tahun, beliau konsisten hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan pembinaan bagi kawan-kawan pengemudi ojek online,” ujar Ramoges di Palembang, Selasa (20/10/2026).
Asrul, kata Ojes, dikenal sebagai figur pendamai yang selalu mengedepankan komunikasi kekeluargaan. Ia juga aktif dalam aksi-aksi kepedulian sosial untuk masyarakat kecil.
Terkait narasi provokator, Ojes 98 menegaskan sikapnya. Ia mendukung penuh kepolisian mengusut tuntas oknum premanisme yang sebenarnya, namun meminta semua pihak menghormati proses hukum yang transparan dan berkeadilan.
“Jangan mendahului kesimpulan sebelum ada pembuktian yang sah,” tegasnya.
Ia juga mengimbau publik, media, dan kawan-kawan aktivis di Sumsel untuk bijak menyikapi dinamika ini. Jangan sampai ada penggiringan opini yang mengarah pada pembunuhan karakter.
Ojes 98 bahkan membuka ruang tabayyun bagi kedua belah pihak. Baginya, kritik dan dinamika aspirasi adalah hal wajar dalam demokrasi, tapi jangan terjebak skenario adu domba sesama masyarakat sipil.
“Mari kita serahkan sepenuhnya kepada mekanisme dan prosedur hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Yang terpenting saat ini adalah menjaga persatuan, menghindari narasi yang memecah belah,” tutupnya.






