Palembang ,Intensnews.id – Sebagai wujud komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit III Plaju terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di tengah perubahan pola pemasaran yang semakin dinamis, khususnya di era digital.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Optimalisasi Canvassing sebagai Strategi Pemasaran UMKM, yang merupakan bagian dari Program Patra Academy dan Patra Siaga. Kegiatan ini dirancang dengan pendekatan edukatif dan aplikatif untuk membekali UMKM dengan wawasan strategis dalam memperluas pasar dan memperkuat daya saing usaha.
Dalam pelatihan tersebut, para pelaku UMKM mendapatkan berbagai insight mengenai pemanfaatan media digital dan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif, terjangkau, serta relevan dengan kebutuhan usaha saat ini. Materi yang disampaikan meliputi penguatan dasar branding, penyusunan identitas produk yang konsisten, pemilihan kanal pemasaran yang tepat, hingga strategi komunikasi yang sederhana namun menarik bagi konsumen.
Selain itu, peserta juga didorong untuk membangun kepercayaan pelanggan melalui konsistensi konten, respons yang baik terhadap konsumen, serta penyampaian informasi produk yang jujur dan transparan.
Marketing Specialist Endah Pratiwi Nursary, yang akrab disapa Tiwi Bik Jubay, menekankan pentingnya kemampuan adaptasi UMKM dalam menghadapi perkembangan teknologi.
“UMKM perlu beradaptasi dengan perkembangan era digital dan mulai melek teknologi. Pemanfaatan platform digital membuka peluang pasar yang jauh lebih luas dibandingkan cara konvensional. Namun yang tidak kalah penting adalah konsistensi, baik dalam komunikasi, konten, maupun kualitas produk, agar kepercayaan konsumen dapat terus terjaga,” jelas Endah.
Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU III, Galih Arjuna Ismail, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Melalui program CSR ini, kami ingin UMKM memiliki bekal pengetahuan dan kepercayaan diri untuk mengembangkan usahanya. Pelatihan ini tidak hanya berbagi teori, tetapi juga insight praktis yang dapat langsung diterapkan agar UMKM mampu memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan nilai produknya,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas UMKM merupakan investasi sosial jangka panjang yang sejalan dengan upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami percaya, ketika UMKM terus belajar dan mau beradaptasi, mereka akan tumbuh menjadi usaha yang lebih tangguh dan mampu menjawab tantangan pasar ke depan,” tambahnya.
Melalui program ini, Kilang Pertamina Plaju berupaya membangun ekosistem pemberdayaan UMKM yang mendorong pelaku usaha untuk terus belajar, beradaptasi, dan saling menguatkan. Dengan dukungan pengetahuan dan praktik yang tepat, UMKM diharapkan mampu tumbuh lebih kuat serta berkontribusi nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.






