PAGAR ALAM, INTENSNEWS.ID — Dugaan maladministrasi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pagar Alam, Sumatera Selatan, mulai menjadi sorotan publik. Hingga kini pihak pengelola program disebut belum memberikan klarifikasi terkait lokasi dapur produksi maupun legalitas lembaga yang mengelola kegiatan tersebut.
Salah satu pihak yang disebut bertanggung jawab atas operasional program tersebut, Marjono, hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi meskipun media telah beberapa kali mencoba melakukan konfirmasi.
Desakan Transparansi dari Aktivis Pers
Ketua DPC AKPERSI Pagar Alam, Bahtum A. Rifai’i, menegaskan bahwa transparansi merupakan hal yang sangat penting dalam pengelolaan program yang menggunakan dana negara, terutama program yang menyangkut pemenuhan gizi anak sekolah.
“Jika prosedur sudah benar, seharusnya tidak ada alasan untuk menghindari konfirmasi media. Publik berhak mengetahui mengapa dapur produksi berada di Dempo Utara sementara sasarannya berada di Pagar Alam Utara. Ini menyangkut efektivitas distribusi,” tegas Bahtum.
Legalitas Yayasan Jadi Sorotan
Selain persoalan lokasi dapur produksi, status Yayasan Besemah yang diduga menjadi pengelola program MBG di wilayah tersebut juga tengah menjadi perhatian.
Menurut Bahtum, sesuai aturan nasional, penunjukan mitra pengelola program makan bergizi harus melalui mekanisme yang transparan, akuntabel, serta memenuhi standar kelayakan pangan dan keamanan distribusi makanan.
Saat ini tim investigasi tengah melakukan penelusuran dengan berkoordinasi bersama sejumlah instansi terkait, baik di tingkat daerah maupun pusat. Beberapa poin yang menjadi fokus penelusuran antara lain:
Mekanisme penunjukan yayasan pengelola apakah telah melalui prosedur resmi.
Kelayakan fasilitas dapur terkait standar higienis dan sanitasi.
Potensi malprosedur dalam penentuan lokasi operasional program.
Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak pengelola program untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah publik.






