PESISIR SELATAN, IntensNews.id – Abrasi yang terus menghantam kawasan pesisir Nagari Api-Api, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, semakin mengkhawatirkan. Hantaman ombak yang datang silih berganti telah menggerus daratan hingga menyebabkan sebagian badan jalan di tepi pantai putus dan tidak dapat lagi dilalui secara normal. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga karena abrasi kini semakin mendekati permukiman dan fasilitas umum yang berada di sepanjang garis pantai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (22/6/2026), gelombang laut terus mengikis bibir pantai dan memperparah kerusakan yang telah terjadi. Tidak hanya mengancam akses transportasi warga, abrasi juga berpotensi merusak rumah-rumah penduduk yang berada di kawasan pesisir. Bahkan, Kantor Wali Nagari Api-Api yang lokasinya tidak jauh dari pantai turut berada dalam zona rawan terdampak jika tidak segera dilakukan penanganan permanen.
Menghadapi kondisi tersebut, masyarakat setempat berupaya melakukan penanganan darurat secara swadaya. Warga bergotong royong memasang karung-karung berisi material di sepanjang titik abrasi sebagai benteng sementara untuk menahan laju gelombang. Namun, keterbatasan peralatan dan material membuat upaya tersebut belum mampu mengimbangi kuatnya hantaman ombak yang terus menggerus daratan setiap hari.
Penjabat (Pj) Wali Nagari Api-Api, Elvi Azman, berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan kawasan pesisir dari ancaman abrasi yang semakin meluas. “Masyarakat sudah berupaya semampunya melalui swadaya. Namun ancaman abrasi ini membutuhkan penanganan yang lebih serius. Kami berharap ada bantuan dan tindakan nyata dari pemerintah serta dinas terkait sebelum kerusakan semakin meluas,” ujarnya. Warga pun berharap pembangunan pengaman pantai dapat segera direalisasikan agar rumah, jalan, dan fasilitas publik tidak hilang akibat terus diterjang ombak.






