Aliansi BEM dan OKP Kabupaten OKI Gelar Aksi, Desak DPRD Realisasikan Kepentingan Masyarakat

  • Bagikan

KAYUAGUNG (OKI), IntensNews.id — Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (12/05/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap berbagai persoalan sosial, pendidikan, ketenagakerjaan, pertanian, hingga pembangunan daerah di Kabupaten OKI.

Sekitar 120 massa aksi tampak membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan kepada DPRD OKI agar lebih serius memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Aliansi tersebut terdiri dari BEM IAIN As-Shiddiqiyah, BEM Universitas Muhammadiyah Lempuing, BEM IAI Hasyim Asy’ari, serta organisasi kepemudaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia dan Ikatan Pemuda Desa.

Aksi dipimpin langsung oleh Setiawan Jordison selaku koordinator aksi dan Abdul Jalil sebagai jenderal lapangan.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan delapan tuntutan kepada DPRD OKI agar lebih serius memperjuangkan kepentingan masyarakat dan daerah.

Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain:

Menuntut anggota DPRD OKI melahirkan regulasi bagi perusahaan sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2017 yang memperhatikan masyarakat lokal.

Mendesak optimalisasi penyaluran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan bagi para buruh.

Menuntut regulasi bagi industri agar beroperasi dan terafiliasi dengan desa sekitar wilayah perusahaan.

Mendesak perhatian terhadap kestabilan harga dan ketersediaan pupuk subsidi maupun non-subsidi di Kabupaten OKI.

Mendesak DPRD mempertimbangkan kembali kebijakan larangan guru honorer mengajar di sekolah negeri.

Menuntut pengawalan realisasi janji politik bupati dan wakil bupati terkait pemberian seragam gratis bagi pelajar.

Menuntut pengawalan realisasi pemekaran wilayah dan pemerataan pembangunan di Kabupaten OKI.

Mendesak pengawasan terhadap optimalisasi keamanan dan penindakan kasus oleh Polres Ogan Komering Ilir demi kenyamanan masyarakat.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa gerakan tersebut merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa dan pemuda terhadap jalannya pemerintahan daerah.

“Mahasiswa dan pemuda hadir untuk memastikan kebijakan pemerintah berpihak kepada masyarakat kecil. Kami ingin DPRD OKI serius mengawal seluruh persoalan yang hari ini dirasakan masyarakat,” ujar salah satu perwakilan massa aksi dalam orasinya.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Massa aksi juga meminta DPRD OKI segera memberikan langkah konkret terhadap seluruh tuntutan yang telah disampaikan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *