Intensnews.id, PALEMBANG – Babinsa Kel. Srijaya Koramil 418-02/Pakjo Kodim 0418/Palembang Peltu Yasir Arapah dan Sertu Naja menghadiri kegiatan Lomba Tari Tradisional Sumatera Selatan tahun 2024 dengan tema” Bangkitkan Semangat Dalam Melestarikan Seni Budaya Sumatera Selatan”. di alamat Auditorium Museum Negeri Sumatera Selatan Jln. Srijaya 1 no.288 km 5,5 Rt.13 Rt.14 Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, Rabu (16/10/2024).
Hadir dalam kegiatan tersebut PLT. Kadisbudpar Sumsel Panji Tjahjanto, S.Hut.,M.Si, Kasrem 044 (Gapo (Kol.Inf. Ahmad Hadi Al Jufri , Danlanal diwakili Letkol Yohanes.Sl, Kabintal Jarahdam II/Swj Letkol INF Mujari, Dir PAM obvit Polda Sumsel diwakili , Plh. Museum Negeri Sumsel Amrullah, S.H , Waka Polsek Sukarami, Babisa kel.Srijaya, Bhabinkamtibmas, Lurah Srijaya.
Babinsa Kel Srijaya Peltu Yasir Arapah dan mengatakan bahwa kegiatan lomba ini bertujuan Untuk meningkatkan kegemaran menari di masyarakat umumnya khususnya generasi muda. dan mengangkat dan mempopulerkan tari tradisional Sumatera Selatan yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter.
Selain itu untuk menciptakan pribadi-pribadi yang mampu menghadapi era globalisasi. dan membentuk generasi muda yang bermental kompetitif dan berorientasi ilmiah serta berpandangan jauh kedepan.
Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan minat dan motivasi berlomba pada diri peserta serta mempersiapkan generasi muda yang dapat menjadi panutan.
Selanjutnya dengan kegiatan ini dapat menimbulkan rasa bangga terhadap nilai-nilai seni budaya dan kecintaan terhadap koleksi-koleksi bersejarah Museum Negeri Provinsi Sumatera Selatan.
Serta memperkenalkan Museum kepada guru dan siswa siswi sehingga dapat lebih mengenal keberadaan dan peran museum.
Untuk itu sangatlah perlu untuk di ingat bahwasannya aset kebudayaan bangsa Indonesia harus selalu di jaga dan di lestarikan Karena merupakan harta Karun kebudayaan bangsa Indonesia, cintai dan lestarikan kesemuanya untuk menempatkan wajah Indonesia di kanca Internasional dan tidak bisa di pandang sebelah mata.






