TULUNGAGUNG, IntenNews.id — Sebuah rumah milik warga di Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, mengalami kerusakan setelah tertimpa balon udara yang dilengkapi petasan, Jumat (3/4/2026) pagi.
Rumah tersebut diketahui milik Sopingi (53). Sejumlah bagian atap rumahnya hancur akibat ledakan petasan yang terpasang pada balon udara tersebut. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Menurut keterangan Sopingi, kejadian terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, ia mendengar suara benda jatuh di atas rumahnya.
“Saya dengar suara keras dari atas, lalu saya naik ke atap pakai tangga. Ternyata ada balon besar jatuh dan masih ada api menyala,” ujarnya.
Karena khawatir api memicu kebakaran, Sopingi mencoba mengambil balon tersebut. Namun naas, saat diambil, api diduga menyambar sumbu petasan hingga memicu ledakan.
“Saya khawatir api merembet dan membuat kebakaran karena itu balon saya ambil,” tambahnya.
Ledakan terdengar hingga tiga kali dengan suara cukup keras. Beruntung, Sopingi tidak mengalami luka, namun kerusakan pada rumah cukup parah.
“Yang rusak atap bagian kamar, ruang samping dan tengah,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Besuki, M Samsun, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.
Dari hasil sementara, balon udara berukuran sekitar 6,5 meter itu diduga berasal dari arah utara. Pada badan balon juga ditemukan tulisan “Gareng Gank Tengah”.
“Proses penyelidikan masih berlangsung, nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” pungkasnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara yang dilengkapi petasan karena sangat berbahaya dan dapat membahayakan keselamatan orang lain.






