Berawal dari Drum, Kini Petani Jamur Tanjung Raja Dapat Dukungan Steamer dari PLN

  • Bagikan

MUARA ENIM,IntensNews.id  – Keterbatasan peralatan tidak menyurutkan semangat Kelompok Cahaya Tiram Mandiri di Desa Tanjung Raja, Kabupaten Muara Enim, untuk mengembangkan usaha budidaya jamur.

Selama ini, kelompok tersebut masih mengandalkan drum sederhana untuk mensterilkan media tanam. Namun, metode tersebut memiliki kendala dengan tingkat kegagalan produksi lebih dari 10 persen.

Kini, upaya mengembangkan usaha tersebut mendapat dukungan dari PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Bukit Asam melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Perusahaan menyerahkan bantuan peralatan steamer jamur dan penyaring serbuk jamur kepada Kelompok Cahaya Tiram Mandiri, Kamis (5/11/2026).

Ketua Kelompok Cahaya Tiram Mandiri, Rahmad Hidayat, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Menurutnya, steamer menjadi peralatan yang selama ini dibutuhkan untuk memperbaiki proses produksi.

“Selama ini kami menggunakan drum untuk proses sterilisasi, dengan tingkat kegagalan di atas 10 persen. Alhamdulillah, sekarang kami sudah mendapatkan bantuan steamer. Peralatan ini sangat bermanfaat dan sudah kami uji coba. Mudah-mudahan hasilnya semakin baik sehingga produksi kami bisa meningkat,” katanya.

Bagi kelompok tersebut, bantuan ini bukan sekadar tambahan peralatan. Keberadaan steamer juga membuka kesempatan untuk memperluas jenis budidaya, termasuk jamur kuping yang membutuhkan sterilisasi pada suhu lebih dari 100 derajat Celsius.

Semangat mengembangkan usaha juga terlihat dari upaya kelompok memproduksi aneka makanan berbahan dasar jamur. Beberapa produk yang mulai dikembangkan di antaranya sate jamur, nugget jamur, jamur crispy, kemplang jamur, stik jamur hingga bakso jamur.

Rahmad berharap usaha yang dirintis kelompoknya dapat terus berkembang dengan dukungan pendampingan dari perusahaan.

“Kami berharap ke depan ada pembinaan dari manajemen PLN, terutama dalam pengembangan produk olahan jamur. Kami juga siap mendukung kegiatan PLN apabila dibutuhkan, termasuk melalui produk-produk olahan yang kami hasilkan,” ungkapnya.

Assistant Manager Business Support PLN Nusantara Power UP Bukit Asam, Agung Kurniawan, yang mewakili Manager Fachmi Wibowo, mengatakan perusahaan ingin menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan peralatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh Kelompok Cahaya Tiram Mandiri. Semoga fasilitas yang diberikan mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil produksi, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Kepala Desa Tanjung Raja, Rasid, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan PLN. Ia berharap dukungan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha produktif.

Kelompok Cahaya Tiram Mandiri sendiri juga menjalin kerja sama dengan sejumlah kelompok pembudidaya jamur lainnya, termasuk dari Sumber Urip dan Cik Sri, untuk saling membantu dalam menghadapi kendala produksi dan mengembangkan jaringan usaha.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *