Carut-marut Penyaluran Bantuan Kesra Tunai Rp900.000 di Desa Talang Padang, Warga Kecewa

  • Bagikan

IntensNews.id, Empat Lawang – Penyaluran Bantuan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) berupa uang tunai sebesar Rp900.000 di Desa Talang Padang, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang, pada Rabu (10/12/2025), diwarnai kekecewaan dan kebingungan warga.

Seorang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berinisial RRW harus pulang dengan tangan hampa setelah namanya dicoret dari daftar penerima, meskipun sebelumnya tercantum dalam pengumuman yang diberikan oleh pihak desa.

“Nama saya ada di daftar yang diumumkan oleh Pak Kadus, tapi pas giliran saya malah dicoret,” ujarnya dengan nada kecewa kepada wartawan IntensNews.id.

Menurut RRW, kekisruhan terjadi akibat ketidaksesuaian data antara daftar yang diberikan Kepala Desa Let Liano melalui Kepala Dusun (Kadus) Medi dengan data yang dimiliki pihak penyalur berinisial JON.

Seorang warga lain yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan dugaan ketidakakuratan data penerima bantuan Kesra. Ia mencontohkan adanya nama warga yang sudah meninggal dunia namun masih terdaftar sebagai penerima, serta warga mampu yang memiliki mobil dan motor tetapi tetap masuk sebagai penerima.

“Ini tidak adil. Seharusnya bantuan diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan. Kenapa orang yang sudah meninggal masih dapat, yang punya mobil juga dapat? Data dari mana ini?” tegasnya heran.

Tim Investigasi IntensNews.id telah berupaya menghubungi Kepala Desa Let Liano untuk meminta klarifikasi terkait permasalahan ini. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Perwakilan penyalur bantuan, JON, menyampaikan bahwa pihaknya hanya menyalurkan bantuan sesuai data yang diterima dari pemerintah daerah.

“Kami hanya menjalankan tugas sesuai data yang ada. Jika memang ada kesalahan data, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperbaikinya,” jelasnya.

Ia mengakui kemungkinan adanya ketidakakuratan dalam data terpusat, sehingga perlu evaluasi lanjutan agar penyaluran lebih tepat sasaran.

Kasus yang dialami RRW disebut hanya satu dari banyak contoh permasalahan dalam penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Empat Lawang. Ketidakakuratan data, kurangnya koordinasi antarinstansi, serta lemahnya pengawasan menjadi faktor utama penyebab penyimpangan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran bantuan Kesra agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) merupakan program pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah. Bantuan ini ditujukan untuk memberikan stimulus ekonomi jangka pendek di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.

Adapun kriteria penerima BLT Kesra, antara lain:

1. Warga Negara Indonesia dengan NIK valid.

2. Terdaftar dalam DTS-EN kelompok desil 1 hingga 4.

3. Bukan ASN, TNI, atau Polri.

4. Tidak menerima bantuan sosial sejenis.

Program ini juga memprioritaskan ibu hamil, anak usia dini, pelajar, lansia, penyandang disabilitas, serta masyarakat miskin dan rentan miskin. Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *