Cegah Tawuran, Babinsa Bukit Sangkal Bersama Polisi Bubarkan Pelajar yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

  • Bagikan

PALEMBANG ,IntensNews.id — Upaya mencegah terjadinya tawuran antarpelajar terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Kelurahan Bukit Sangkal, Koramil 418-05/Lemabang, Kodim 0418/Palembang, bersama jajaran Polsek Kalidoni turun langsung melakukan pemantauan di kawasan kolam retensi Jalan Sapta Marga, Lorong Kelapa Hijau RT 53 RW 03, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Kota Palembang, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sekitar pukul 11.30 WIB oleh Babinsa Sertu Jauhari dan Kopka Iriyandi, bersama Kanit Intelkam Polsek Kalidoni Ipda Edi serta Bhabinkamtibmas.

Saat melakukan pemantauan, petugas menemukan sejumlah pelajar yang masih berada di pinggiran kolam retensi dan nongkrong pada saat jam pelajaran sekolah.

Petugas kemudian memberikan imbauan secara humanis kepada para pelajar agar kembali ke sekolah dan tidak melakukan aktivitas di luar sekolah selama jam pelajaran.

Para pelajar juga dibubarkan dari lokasi sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi pertemuan atau gesekan dengan pelajar dari sekolah lain yang berpotensi berkembang menjadi tawuran antarpelajar.

Babinsa menekankan bahwa masa sekolah seharusnya digunakan untuk belajar dan melakukan kegiatan positif. Para pelajar juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi serta menjaga pergaulan.

“Kami mengimbau adik-adik pelajar untuk kembali ke sekolah dan fokus belajar. Jangan sampai berkumpul di luar saat jam pelajaran justru menimbulkan persoalan atau terlibat tawuran,” imbau Babinsa.

Langkah preventif tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa dan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang kondusif, khususnya di kalangan pelajar.

Babinsa juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak di luar lingkungan sekolah.

Pencegahan tawuran bukan hanya tugas aparat, tetapi membutuhkan kepedulian bersama. Dengan pengawasan dan komunikasi yang baik, generasi muda dapat diarahkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *