Singingi Riau, intensnews.id — 11 September 2026 Masyarakat di wilayah Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, meminta jajaran Polsek Singingi untuk segera melakukan pengecekan dan penindakan terkait adanya dugaan praktik mafia BBM jenis solar di SPBU 14.293.637.
Laporan tersebut disampaikan oleh salah seorang sopir bus yang mengaku melihat adanya kejanggalan di lokasi SPBU tersebut.
“Saat saya hendak mengisi BBM solar, petugas SPBU mengatakan stok solar sudah habis. Namun setelah saya amati, BBM solar di tangki penampungan masih terlihat ada,” ujar sopir tersebut.
Ia juga mengungkapkan adanya dugaan penyimpangan pada sejumlah kendaraan yang keluar masuk SPBU. Menurut pengamatannya, beberapa mobil menggunakan tangki modifikasi yang tidak sesuai standar pabrik.
“Yang kami lihat ada mobil keluar masuk dengan tangki tidak standar. Kami khawatir ini berkaitan dengan penimbunan dan penyaluran BBM yang tidak tepat sasaran,” lanjutnya.
Kelangkaan solar yang terjadi di SPBU membuat masyarakat, khususnya sopir angkutan dan pelaku usaha kecil, kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat meminta Kapolsek Singingi agar segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan, menindak tegas apabila terbukti ada praktik mafia BBM solar, dan memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai peruntukannya.
“Kami meminta pihak kepolisian menindak tegas. Jangan sampai masyarakat yang benar-benar membutuhkan solar justru mengalami kelangkaan karena ulah oknum,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU 14.293.637 belum memberikan keterangan resmi terkait berita tersebut.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat segera merespons laporan ini agar distribusi BBM solar di wilayah Singingi kembali normal dan tidak ada lagi praktik yang merugikan masyarakat.






