PALEMBANG ,IntensNews.id – Warga Jalan H. Faqih Usman, Kecamatan Seberang Ulu I, Kertapati, Palembang, digemparkan oleh kabar tenggelamnya dua anak di Sungai Ogan pada Senin (1/9/2025).
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 11.00 WIB, ketika kedua korban, Hari (6 tahun, laki-laki) dan Alfi (8 tahun, laki-laki), mandi bersama sekitar lima temannya di pinggir sungai. Warga sempat menegur dan meminta mereka naik ke darat, namun tak lama setelahnya kedua korban kembali turun ke sungai untuk berenang.
Saat asyik mandi, tubuh keduanya terseret arus deras hingga akhirnya tenggelam. Teman korban yang panik segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan pihak keluarga.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E., mengungkapkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.30 WIB. Tim Rescue yang dipimpin oleh Kasi Operasi Manca Rahwanto, S.E. langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.
“Pencarian sudah dilakukan sejak kemarin sore bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polair Polda Sumsel, Damkar Palembang, PMI, dan masyarakat,” ujar Raymond.
Upaya pencarian hari pertama dilakukan dengan penyisiran permukaan air dan penyelaman di sekitar lokasi, namun korban belum ditemukan. Hari ini pencarian kembali dilanjutkan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) di dua sektor.
SRU 1 melakukan penyisiran di sektor A menggunakan Kapal RIB sejauh 5 km ke arah timur laut.
SRU 2 melakukan penyisiran di sektor B menggunakan perahu karet dan perahu masyarakat sejauh 1,5 km ke arah barat daya, termasuk membersihkan tanaman eceng gondok yang dikhawatirkan menjadi tempat tersangkutnya korban.
“Jika memungkinkan, penyelaman akan kembali dilakukan di sekitar lokasi kejadian. Semoga dengan berbagai upaya ini korban dapat segera ditemukan,” jelas Manca di lokasi.






