Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi Solar Marak di Batanghari, Warga Minta Kapolres Turun Tangan

  • Bagikan

BATANGHARI,intensnews.id – Dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar kembali menjadi sorotan di wilayah Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Di tengah kelangkaan solar yang sering dikeluhkan masyarakat, aktivitas pengumpulan dan penimbunan BBM subsidi diduga masih berlangsung di sejumlah titik.

Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan adanya aktivitas pengangkutan solar dalam jumlah besar oleh oknum tertentu di kawasan Jalan Lintas Muaro Bulian – Jambi, wilayah Kubu Kandang.

Saat dilakukan penelusuran di lokasi, awak media menemukan sebuah mobil Suzuki APV berwarna hitam dengan nomor polisi BH 1229 IL yang diduga telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM subsidi.

Di dalam kendaraan tersebut ditemukan sejumlah jeriken berkapasitas sekitar 40 liter, yang diduga digunakan untuk menampung solar dari beberapa SPBU di wilayah tersebut. Berdasarkan keterangan di lapangan, sebelumnya terdapat sekitar 16 jeriken, namun saat dokumentasi dilakukan hanya tersisa satu jeriken berisi solar.

Oknum yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut disebut-sebut berasal dari luar daerah dan bahkan mengaku sebagai wartawan saat dikonfirmasi oleh awak media.

Kondisi ini membuat masyarakat sekitar merasa resah. Mereka menilai praktik pengumpulan solar bersubsidi dalam jumlah besar dapat memperparah kelangkaan BBM bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Warga berharap aparat penegak hukum, khususnya jajaran Polres Batanghari, dapat segera turun tangan untuk menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan BBM subsidi tersebut.

“Kalau dibiarkan, masyarakat kecil yang membutuhkan solar justru semakin sulit mendapatkannya,” ujar salah seorang warga setempat.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya pengawasan lebih ketat terhadap distribusi BBM subsidi di SPBU wilayah Muaro Bulian agar penyalurannya tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian dari Polres Batanghari belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas penimbunan solar subsidi tersebut.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *