PALEMBANG, Intensnews.id — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru memberikan apresiasi terhadap film Istimewa yang menghadirkan enam anak disabilitas sebagai pemeran utama.
Apresiasi tersebut disampaikan Herman Deru saat menerima sutradara, pemain, dan kru film Istimewa di Griya Agung, Jumat (11/9/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI Hj. Ratu Tenny Leriva dan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H.
Herman Deru berharap film Istimewa dapat memperoleh apresiasi luas dari masyarakat, khususnya penonton di Sumatera Selatan. Menurutnya, film tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa pesan edukasi mengenai kesetaraan dan penerimaan terhadap penyandang disabilitas.
“Ini film edukasi. Semoga dengan film ini, masyarakat tidak menganggap mereka yang disabilitas dipinggirkan dalam kehidupan sosial,” kata Herman Deru.
Ia juga berharap film tersebut dapat menjadi tontonan edukatif bagi kalangan pelajar SMA, khususnya para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).
Film Istimewa mengisahkan perjalanan enam anak disabilitas yang berusaha mencari ayah angkat mereka yang tengah menderita kanker. Dalam perjalanan tersebut, mereka menghadapi berbagai rintangan dan tantangan demi menyatukan kembali keluarga yang mereka cintai.
Dengan durasi lebih dari dua jam, film ini disebut menjadi film pertama di Indonesia yang menampilkan enam anak disabilitas sebagai pemeran utama.
Kehadiran mereka tidak hanya menjadi bagian dari cerita, tetapi juga membawa pesan tentang keberanian, kasih sayang, persahabatan, dan pentingnya memberikan ruang yang setara bagi setiap orang untuk berkarya.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga dijadwalkan menyaksikan langsung film Istimewa di salah satu bioskop di Kota Palembang.
Kehadiran film tersebut diharapkan dapat membuka ruang kesadaran yang lebih luas di tengah masyarakat bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk membatasi kesempatan seseorang dalam berkarya dan berkontribusi.
.





