Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemprov Jatim Pastikan Stok BBM Aman dan Terkendali

  • Bagikan

JAWA TIMUR, INTENNEWS.ID — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman menjelang arus mudik Idulfitri 2026. Kepastian ini disampaikan sebagai bentuk jaminan kepada masyarakat agar tidak khawatir terhadap pasokan energi selama periode Ramadan dan Lebaran.

Kepala Dinas ESDM Jawa Timur, Aris Mukiyono, menjelaskan bahwa secara nasional kebutuhan BBM mencapai sekitar 1,5 juta barel per hari, dengan satu barel setara sekitar 159 liter. Sementara itu, kebutuhan BBM di Jawa Timur telah dipetakan berdasarkan koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga. Rinciannya, konsumsi harian Pertalite mencapai 10.918 kiloliter, Pertamax 2.179 kiloliter, Pertamax Turbo 92 kiloliter, solar 6.826 kiloliter, Dexlite 111 kiloliter, serta Pertamina Dex 129 kiloliter.

Aris menegaskan bahwa stok BBM di Jawa Timur dalam kondisi aman untuk menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI). Berdasarkan data yang dihimpun, ketahanan stok bervariasi, mulai dari Pertalite yang mampu bertahan 8–12 hari, Pertamax 8,5–16 hari, solar sekitar 9,3 hari, hingga Pertamina Dex dan LPG yang mencapai sekitar 15 hari. Ia menekankan bahwa angka tersebut merupakan cakupan distribusi, bukan berarti stok akan habis setelah periode tersebut.

“Yang perlu dipahami, ketahanan stok itu adalah coverage karena distribusi dan pengisian dilakukan secara real time,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut kapasitas tangki BBM nasional secara umum mampu menampung hingga 21 hari kebutuhan, dengan suplai yang terus berjalan dari produksi dalam negeri maupun impor. Hal ini menjadi jaminan bahwa pasokan energi tetap stabil selama masa mudik Lebaran.

Dari sisi lapangan, indikator ketersediaan BBM juga terlihat dari tidak adanya antrean panjang di SPBU. Berdasarkan hasil pemantauan di berbagai daerah, termasuk wilayah Situbondo, distribusi BBM berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

“Kalau stok kurang, pasti akan terlihat dari antrean panjang di SPBU. Tapi sampai saat ini tidak ada. Artinya distribusi berjalan baik dan stok tercukupi,” pungkas Aris.

Dengan kondisi tersebut, Pemprov Jawa Timur memastikan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan aktivitas selama Idulfitri dengan aman dan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan BBM.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *