Kapolda Sumsel Paparkan Capaian Kinerja 2025, Kriminalitas Turun 18 Persen

  • Bagikan

PALEMBANG, Intensnews.id — Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel) Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi menyampaikan paparan kinerja akhir tahun 2025 dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Auditorium lantai 7 Markas Polda Sumsel, Selasa (31/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan jurnalis dari media cetak, elektronik, dan media daring. Dalam pemaparannya, Kapolda mengungkapkan sejumlah capaian strategis Polda Sumsel sepanjang 2025 di bidang keamanan, pelayanan publik, hingga penegakan hukum.

Di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolda mencatat angka kriminalitas di Sumatera Selatan mengalami penurunan sebesar 18 persen dibandingkan tahun 2024.

“Penurunan ini merupakan hasil penguatan patroli, pemanfaatan intelijen, serta sinergi dengan masyarakat,” kata Andi Rian.

Sepanjang 2025, Polda Sumsel juga berhasil mengungkap 67 kasus besar, di antaranya kejahatan siber, penggelapan dana publik, dan perdagangan barang ilegal. Selain itu, sebanyak 123 posko keamanan masyarakat dibentuk di berbagai wilayah guna memperkuat deteksi dini gangguan kamtibmas.

Kapolda juga menyoroti pelaksanaan program nasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dilaksanakan serentak pada 29 Desember 2025. Di Sumsel, program ini berjalan di 15 titik, salah satunya di Kota Prabumulih.

Program tersebut telah melayani lebih dari 5.000 anak usia sekolah dan berkontribusi meningkatkan indeks gizi anak hingga 9 persen di wilayah sasaran.

Selain itu, Polda Sumsel meluncurkan aplikasi “Sumsel Aman”, yang memungkinkan masyarakat melaporkan kejadian serta memperoleh informasi keamanan secara real time.

Di bidang lalu lintas, angka kecelakaan mengalami penurunan 23 persen, sementara pelanggaran lalu lintas turun 31 persen sepanjang 2025. Capaian ini didukung oleh penerapan sistem pemantauan lalu lintas cerdas serta edukasi keselamatan berkendara di lebih dari 200 sekolah dan perkantoran.

Pada sesi tanya jawab, Kapolda memaparkan capaian penegakan hukum, termasuk pengungkapan 21 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp187 miliar.

Sementara itu, pada kasus kejahatan siber, Polda Sumsel mengungkap 39 perkara, menangkap 47 tersangka, dan memulihkan kerugian masyarakat sebesar Rp42 miliar.

Untuk kasus narkotika, aparat menyita sekitar 1.200 kilogram barang bukti narkoba dan menangkap 890 tersangka melalui operasi terpadu lintas instansi. Program rehabilitasi juga telah membantu lebih dari 300 pengguna narkoba kembali ke masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel  Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. mengatakan dalam  konferensi pers ini sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.

Kapolda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja pada 2026.

“Kami akan memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat agar Sumatera Selatan menjadi provinsi yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Andi Rian.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *