IntensNews.id, PALOPO — Gerakan Mahasiswa Palopo (GERMAPA) menyoroti berlarut-larutnya konflik komunal di wilayah perbatasan Kecamatan Bara dan Kecamatan Telluwanua. Ketua GERMAPA, Wira Yhuda Hartanto, menilai konflik yang terus berulang telah merugikan masyarakat dan membutuhkan langkah penyelesaian yang nyata“Konflik yang terus berulang ini telah mencederai hak-hak dasar masyarakat,” ujar Wira dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Ia menyebut dampak konflik tidak hanya mengganggu keamanan, tetapi juga aktivitas ekonomi warga akibat kemacetan serta menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan penanganan serius, bukan sekadar langkah simbolis. “Masyarakat tidak butuh sekadar patroli seremonial,” tegasnya.
GERMAPA juga mendesak aparat keamanan segera menghadirkan solusi damai yang melibatkan seluruh unsur masyarakat agar konflik tidak terus berulang.
Selain itu, Wira menyampaikan ultimatum kepada Kapolres Palopo agar bertanggung jawab apabila situasi keamanan tak kunjung membaik. “Jika konflik horizontal ini tetap menjadi agenda rutin tanpa penyelesaian, Kapolres Palopo harus memiliki keberanian moral untuk meletakkan jabatan,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya siap menggelar aksi lebih besar bila tidak ada langkah konkret menuju perdamaian permanen. “Kami tidak akan tinggal diam melihat Palopo terus terperangkap dalam lingkaran kekerasan,” tutupnya.






