KONI Kabupaten Tasikmalaya Berikan BPJS dan Gelar Tes Kebugaran Atlet Jelang Porprov Jabar 2026

  • Bagikan

TASIKMALAYA, IntensNews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tasikmalaya terus memantapkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang akan berlangsung di Bekasi, Bogor, dan Bandung pada 7–20 November 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, insentif bagi atlet dan pelatih, serta melaksanakan tes kebugaran fisik bagi seluruh atlet yang akan memperkuat kontingen Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan tes kebugaran tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya sebagai bagian dari pemantauan kondisi fisik dan kesiapan atlet menjelang ajang olahraga terbesar tingkat provinsi di Jawa Barat tersebut.

Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Erry Purwanto, M.Si, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menandai dimulainya kesiapan kontingen Kabupaten Tasikmalaya menuju Porprov Jabar 2026.

“Ini merupakan momentum kick off kesiapan Porprov 2026 sekaligus momentum kebangkitan olahraga di Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Erry.

Menurutnya, seluruh atlet yang lolos Porprov bersama pelatih, manajer, dan ofisial akan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk jaminan keselamatan selama menjalani program latihan maupun saat bertanding.

“Semua atlet, pelatih, manajer, dan ofisial akan menerima BPJS Ketenagakerjaan. Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam memberikan perlindungan dan jaminan kepada seluruh kontingen yang akan membawa nama Kabupaten Tasikmalaya,” jelasnya.

Erry mengungkapkan, sebanyak 269 atlet dari 39 cabang olahraga dipastikan lolos dan akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada Porprov Jabar 2026. Mereka akan didampingi oleh 184 pelatih, manajer, dan ofisial.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya atas peningkatan jumlah atlet yang berhasil lolos ke Porprov tahun ini. Bahkan sejumlah cabang olahraga yang sebelumnya gagal lolos kini berhasil menembus ajang tersebut, termasuk cabang olahraga sepak bola.

“Alhamdulillah, setelah penantian panjang selama kurang lebih 30 tahun, cabang olahraga sepak bola akhirnya kembali lolos ke Porprov 2026. Ini merupakan hasil kerja keras para atlet, pelatih, dan dukungan semua pihak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Erry menegaskan bahwa seluruh atlet yang akan berlaga merupakan atlet asli hasil pembinaan Kabupaten Tasikmalaya tanpa mendatangkan atlet dari luar daerah.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena terjadi peningkatan sekitar 30 persen jumlah atlet yang lolos. Seluruhnya merupakan atlet lokal hasil pembinaan Kabupaten Tasikmalaya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kabupaten Tasikmalaya, Enur Nurdin, M.Pd, menjelaskan bahwa tes kebugaran dan pemberian BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk kepedulian KONI terhadap kesejahteraan dan kesiapan atlet.

“Kami mengumpulkan para atlet dari berbagai cabang olahraga untuk mengikuti tes kebugaran fisik di Universitas Siliwangi. Selain itu, kami juga menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan dan insentif bagi atlet, pelatih, serta manajer,” katanya.

Menurut Enur, hasil tes kebugaran nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang sesuai dengan kondisi fisik masing-masing atlet.

“Kami berharap seluruh atlet memiliki tingkat kebugaran yang optimal sehingga pelatih dapat lebih mudah menyusun program latihan menuju Porprov yang akan berlangsung pada November mendatang,” jelasnya.

Dengan berbagai program yang dijalankan, mulai dari tes kebugaran, pemberian BPJS Ketenagakerjaan hingga insentif bagi atlet dan pelatih, KONI Kabupaten Tasikmalaya optimistis mampu meraih prestasi terbaik dan mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov Jawa Barat 2026.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *