KSMI dan FA7 Indonesia Bersatu, Siap Bawa Indonesia Bersinar di Panggung Dunia

  • Bagikan

JAKARTA, IntensNews.id — Sejarah baru tercipta dalam perkembangan olahraga sepakbola mini dan sepak bola tujuh sisi di Indonesia. Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) secara resmi menyambut bergabungnya Federasi Sepak Bola 7 Indonesia (FA7 Indonesia) di bawah naungan organisasi tersebut.

Langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam menyatukan visi, kekuatan, dan semangat pembinaan olahraga sepakbola mini nasional untuk meraih prestasi di tingkat internasional.

KSMI yang telah diakui sebagai anggota penuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat juga menegaskan status barunya sebagai anggota resmi International Football Association 7 (IFA7) yang bermarkas di Calgary, Kanada.

Presiden FA7 Indonesia, Raden Bambang Pramukantoro menegaskan bahwa bergabungnya FA7 Indonesia ke dalam KSMI bukan sekadar aliansi organisasi, melainkan bentuk persatuan untuk membangun kejayaan sepakbola mini Indonesia.

“Kami meyakini sepenuhnya bahwa di bawah naungan KSMI yang telah memiliki landasan hukum kokoh, jaringan luas, dan visi yang jauh ke depan, FA7 Indonesia dapat berkembang jauh lebih pesat,” ujar Bambang.

Ia menilai persatuan tersebut menjadi langkah besar untuk membawa Indonesia menjadi kekuatan baru di dunia sepak bola tujuh sisi internasional.

Sementara itu, Ketua Umum KSMI, Yan Mulai Abidin menyebut bergabungnya FA7 Indonesia sebagai momentum penting dalam memperkuat organisasi.

“Kehadiran FA7 Indonesia bukan sekadar menambah barisan, tetapi melipatgandakan kekuatan dan kapasitas kita untuk membawa Indonesia menjadi raksasa sepakbola mini Asia bahkan dunia,” katanya.

Menurutnya, pengakuan resmi KSMI sebagai anggota IFA7 menjadi bukti bahwa Indonesia kini semakin diperhitungkan dalam dunia sepakbola mini internasional.

Sekretaris Jenderal KSMI, Daeng Supriyanto juga menilai langkah tersebut mempertegas posisi KSMI sebagai wadah resmi dan sah pembinaan sepakbola mini nasional.

“Kehadiran FA7 Indonesia melengkapi ekosistem pembinaan yang kita bangun. Persatuan adalah kunci kekuatan kita,” tegasnya.

Semangat persatuan itu akan langsung diuji dalam Kejuaraan Dunia IFA7 2025 yang akan digelar di Honduras pada 27 hingga 31 Mei 2025.

FA7 Indonesia telah mempercepat pembentukan Tim Nasional Indonesia untuk menghadapi turnamen dunia tersebut dengan target tampil kompetitif menghadapi negara-negara kuat seperti Brasil, Spanyol, Meksiko, Kanada, Kamerun, hingga Venezuela.

“Indonesia tidak hadir sekadar berpartisipasi, tetapi hadir sebagai penantang serius yang siap menggetarkan dunia,” ujar Bambang Pramukantoro.

Sebagai bagian dari persiapan, Kabupaten Bogor ditetapkan sebagai pusat seleksi dan pemusatan latihan Timnas Indonesia.

Menurut Bambang, dukungan dari Rudy Susmanto dan Ketua KONI Kabupaten Bogor Arif Rochmawan menjadi energi tambahan dalam mempersiapkan tim nasional yang solid dan kompetitif.

Tokoh olahraga nasional, Nelson Sanchez turut memberikan dukungan penuh terhadap penyatuan tersebut.

“Apa yang dilakukan KSMI dan FA7 Indonesia hari ini adalah langkah paling bijaksana dan paling tepat untuk kemajuan olahraga Indonesia,” ujarnya.

Dengan penyatuan KSMI dan FA7 Indonesia serta dukungan internasional dari IFA7, Indonesia kini menatap optimistis masa depan sepakbola mini dunia dengan target mengharumkan Merah Putih di panggung internasional

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *