PALEMBANG,IntensNews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang menerima kegiatan sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan (BNNP Sumsel) bertema “Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba”, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Kelas I Palembang tersebut diikuti jajaran petugas serta peserta magang sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika yang terus berkembang.
Kepala Lapas Kelas I Palembang, M. Pithra Jaya Saragih, mengatakan sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kesadaran seluruh petugas terhadap bahaya narkoba dan berbagai modus peredarannya yang semakin kompleks.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh jajaran dapat lebih memahami dampak penyalahgunaan narkoba serta meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian dalam mencegah peredarannya, khususnya di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut yakni Penyidik Ahli Madya BNN Provinsi Sumsel sekaligus Plh Kabag Umum BNNP Sumsel, Kombes Pol Dr. Marzuki Ismail, S.Ag., M.H., bersama Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sumsel, Devi Hariani, S.K.M., M.M.
Dalam pemaparannya, Kombes Pol Dr. Marzuki Ismail menjelaskan bahwa tren penyalahgunaan narkotika terus meningkat dengan berbagai modus baru yang semakin beragam dan menyasar seluruh lapisan masyarakat.
Ia juga memaparkan jenis-jenis narkoba, dampak buruk terhadap kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman hukum bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
“Pentingnya deteksi dini dan penguatan pengawasan untuk mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan pemasyarakatan,” jelasnya.
Sementara itu, Devi Hariani menyampaikan materi mengenai dampak sosial akibat penyalahgunaan narkoba, mulai dari rusaknya hubungan keluarga, menurunnya produktivitas, hingga ancaman terhadap generasi muda.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kesadaran serta berperan aktif dalam memberikan edukasi bahaya narkoba di lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas I Palembang semakin memahami bahaya narkoba serta mampu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan dan peredarannya di lingkungan pemasyarakatan.






