PALEMBANG, IntensNews.id – Menjalankan amanat peraturan perundang-undangan di bidang pendidikan, SMA Negeri 2 Palembang menyelenggarakan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berpedoman sepenuhnya pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026.
Kegiatan yang dirancang berlangsung selama lima hari ini diikuti oleh sebanyak 480 peserta didik baru yang terbagi ke dalam 12 rombongan belajar, dengan mengusung semangat “MPLS Ramah”.
Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Palembang, Marpudok, melalui Wakil Bidang Kesiswaan, Mustika, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ini disusun secara sistematis guna menjamin setiap peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai lingkungan pendidikan, tata nilai, serta arah pengembangan diri yang diharapkan dari lembaga.
“Kami memastikan setiap tahapan kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa ada unsur paksaan maupun perlakuan yang tidak mendukung tumbuh kembang siswa,” ujar Mustika menyampaikan pernyataan kepala sekolah di ruang kerjanya pada 24 Juli 2026.
Guna memperkaya wawasan sekaligus membangun kesadaran luas di kalangan peserta, panitia menghadirkan narasumber berkompeten dari berbagai instansi terkait, antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Kehadiran para narasumber ini mengarahkan perhatian khusus pada pemberdayaan peserta didik yang cenderung pasif, serta penanaman sikap tegas terhadap pencegahan perundungan (bullying). Tak hanya itu, peserta juga diberikan pemahaman menyeluruh mengenai etika dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan media sosial di era digital saat ini.
Lebih jauh lagi, kegiatan ini menjadi wadah pengenalan mendalam terhadap sistem kurikulum yang diterapkan di sekolah, sekaligus penanaman nilai-nilai karakter yang menjadi identitas lembaga.
Diharapkan melalui rangkaian kegiatan yang terarah dan humanis ini, setiap peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, memahami hak dan kewajibannya, serta tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, namun juga berbudi pekerti luhur, tangguh, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.






