Operasi Aman Nusa II, Polda Sumsel Respons Cepat Padamkan Karhutla di OKI

  • Bagikan

OKI, intensnews.id — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas terus dilakukan Polda Sumatera Selatan. Melalui Direktorat Samapta, personel dikerahkan dalam Operasi Aman Nusa II untuk menangani titik api di sekitar wilayah PT PAR, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (18/8/2026).

Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap munculnya titik api sekaligus upaya melindungi masyarakat dari ancaman kabut asap dan dampak karhutla.

Penanganan berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Sebanyak empat personel disiagakan di Posko Karhutla PT PAR Hikmah Dua, Desa Pulau Geronggang, wilayah hukum Polsek Pedamaran Timur, Polres OKI.

Pemadaman dipimpin Padal Karhutla Aman Nusa II Polsek Pedamaran Timur Polres OKI, IPDA Dendry Robby Ariadi.

Personel bergerak menyisir lokasi yang terindikasi terdapat titik panas. Begitu menemukan titik api, petugas langsung melakukan pemadaman dan penyemprotan menggunakan sarana serta prasarana yang tersedia di posko.

Strategi respons cepat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Setiap titik api yang ditemukan segera ditangani agar tidak merambat dan meluas ke area lainnya.

Selain melakukan pemadaman, personel juga melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan aman dan situasi tetap kondusif.

Direktur Samapta Polda Sumsel, Kombes Pol. Ridwan, S.I.K., terus memantau kesiapan personel di lapangan.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Operasi Aman Nusa II berjalan efektif, terukur dan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Dalam penanganannya, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta pemangku kepentingan terkait di wilayah tersebut. Sinergi diperlukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke kawasan lain.

Respons cepat personel di lapangan diharapkan mampu menekan dampak karhutla terhadap masyarakat sekitar, terutama risiko gangguan kesehatan akibat asap.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam melindungi masyarakat dari ancaman karhutla.

“Kami memastikan seluruh rangkaian operasi berjalan maksimal demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Nandang.

Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat maupun korporasi agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Masyarakat diminta tidak mengabaikan kemunculan asap maupun titik api. Apabila menemukan tanda-tanda kebakaran hutan dan lahan, warga diimbau segera melaporkannya kepada posko atau pihak berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin.

Operasi Aman Nusa II di wilayah hukum Polda Sumsel terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi dan menangani karhutla, menjaga keamanan wilayah serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Api kecil jangan dibiarkan menjadi bencana besar. Respons cepat dan sinergi semua pihak menjadi kunci mencegah karhutla meluas di Sumatera Selatan.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *