PALEMBANG, IntensNews.id – Bentuk rasa haru dan terima kasih ditunjukkan keluarga korban kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Gandus, Palembang. Orang tua korban PS (12), Amri Ansori (35), mendatangi Mapolrestabes Palembang sambil membawa buket bunga untuk bertemu langsung Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan dan Kasat Reskrim AKBP M Jedi Permana, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kedatangan Amri Ansori bersama sejumlah anggota keluarga tersebut sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Satreskrim Polrestabes Palembang serta Polda Sumsel yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku rudapaksa terhadap anaknya.
“Kedatangan saya hari ini untuk menemui langsung bapak Kapolrestabes Palembang dan Kasat Reskrim, untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada Satreskrim Polrestabes Palembang yang berjuang di lapangan menyelidiki pelaku hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku,” ujar Amri Ansori saat diwawancarai di lobi depan Mapolrestabes Palembang.
Ia mengaku sangat mengapresiasi gerak cepat aparat kepolisian yang sejak awal memberikan pendampingan, perlindungan, hingga berhasil menangkap pelaku dalam waktu relatif singkat.
Selain menyampaikan rasa terima kasih, Amri juga berharap pelaku mendapatkan hukuman seberat-beratnya atas perbuatannya yang dinilai telah merusak masa depan anaknya.
“Harapan saya pelaku ini bisa dihukum seumur hidup atau hukuman mati karena perbuatannya sangat kejam dan merusak masa depan anak saya,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP M Jedi Permana mengatakan pihaknya sangat menghargai kepercayaan dan apresiasi yang diberikan keluarga korban kepada institusi kepolisian.
“Kami dari hati yang paling dalam sangat mengapresiasi bentuk perhatian dan ucapan terima kasih tersebut. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada kami,” ujar AKBP M Jedi Permana.
Menurutnya, dukungan masyarakat dan doa dari keluarga korban menjadi motivasi tersendiri bagi penyidik dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Kami bekerja dan menjalankan tugas ini sebagai bentuk tanggung jawab untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Dukungan dan doa tentu menjadi penyemangat bagi kami,” tandasnya.





