Pasar Tradisional Dirobohkan Saat Pembangunan Tembok Sungai Komering, Warga Sri Bunga Minta Kontraktor Tepati Janji

  • Bagikan

OKU TIMUR ,IntensNews.id – Pembangunan tembok penahan dinding Sungai Komering oleh dinas terkait di Desa Sri Bunga, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, menuai sorotan warga. Proyek yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu itu kini menyisakan kekecewaan di tengah masyarakat.

Warga setempat berinisial (H) mengungkapkan, bangunan pasar tradisional yang biasa digunakan masyarakat ikut dirobohkan oleh pihak kontraktor saat proses pengerjaan proyek berlangsung. Padahal, menurutnya, dalam perjanjian awal bangunan tersebut akan dibangun kembali setelah pekerjaan selesai.

“Dalam perjanjian, bangunan pasar yang dirobohkan akan dibangun kembali. Nilai satu los pasar itu berkisar Rp40 juta. Harapan kami supaya pasar tradisional kami kembali diperbaiki dan berdiri kokoh seperti biasa,” ungkap (H) kepada awak media, Minggu (22/2/2026).

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan persoalan upah tenaga kerja lokal. Disebutkan bahwa selama proses pembangunan, pihak pelaksana menggunakan tenaga kerja dari warga setempat, termasuk petugas jaga keamanan. Namun hingga proyek rampung, sebagian tenaga kerja dikabarkan belum menerima bayaran.

Warga berharap pihak kontraktor maupun instansi terkait segera memberikan klarifikasi dan menyelesaikan kewajiban, baik terkait pembangunan kembali pasar tradisional maupun pembayaran upah pekerja.

Masyarakat menegaskan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur, namun meminta agar hak-hak warga tetap diperhatikan dan kesepakatan awal ditepati.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *