PESISIR SELATAN ,IntensNews.id — Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan. Mistra Jamil, relawan Dompet Dhuafa Singgalang di Kabupaten Pesisir Selatan, menyalurkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran pondok di Kampung Koto Rawang, Nagari Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang.
Bantuan tersebut disalurkan setelah Jamil memperoleh informasi mengenai musibah yang menimpa keluarga tersebut. Informasi awal justru diketahui melalui anak korban yang merupakan senior Jamil saat sama-sama menempuh pendidikan di UIN Imam Bonjol Padang dan pernah berada dalam organisasi UKM KSR-PMI Unit UIN Imam Bonjol Padang.
Musibah kebakaran terjadi pada Kamis, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 04.00 WIB. Kebakaran menghanguskan sebuah rumah atau pondok milik warga yang berada di kawasan ladang/kebun masyarakat.
Dalam kejadian tersebut, Abdul Muis (71) meninggal dunia akibat terbakar. Sementara istrinya, El (59), mengalami luka bakar serius dan telah mendapatkan perawatan medis di RSUD M. Zein Painan.
Mistra Jamil mengaku mengetahui musibah tersebut dari Sinta, anak korban, yang juga merupakan seniornya ketika sama-sama aktif di UKM KSR-PMI Unit UIN Imam Bonjol Padang.
Saat itu, Sinta menghubungi sejumlah senior dan rekan-rekan KSR-PMI untuk meminta bantuan mencarikan pendonor darah bagi orangtuanya yang selamat dari kebakaran namun mengalami luka bakar serius dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Informasi tersebut kemudian menyebar di antara para senior Purna Relawan dan anggota KSR-PMI unit UIN Imam Bonjol Padang. Tergerak untuk membantu, mereka kemudian berinisiatif melakukan basidoncek, yakni membuka daftar bantuan secara bersama-sama untuk meringankan beban keluarga korban.
Jamil turut bergerak mencari dukungan. Sebagai relawan Dompet Dhuafa Singgalang di Pesisir Selatan, ia kemudian berkoordinasi dengan pimpinan cabang Dompet Dhuafa Singgalang untuk mengupayakan bantuan bagi keluarga korban.
Alhamdulillah, bantuan tersebut akhirnya dapat disalurkan langsung ke lokasi kebakaran oleh Jamil sebagai relawan yang mewakili Dompet Dhuafa Singgalang.
Bantuan diterima oleh Aan selaku anak korban. Keluarga korban menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Singgalang atas kepedulian dan bantuan yang diberikan di tengah musibah yang mereka alami.





