Cilegon, intensnews.id – Tragedi memilukan menimpa seorang remaja berinisial FAM, siswa SMK asal Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Korban ditemukan tewas akibat dugaan penusukan di Jalan Lingkar Desa Bunihara, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, pada Selasa (27/1/2026) lalu.
Suasana duka masih menyelimuti rumah korban. Keluarga, kerabat, dan rekan-rekan sekolah terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum saat prosesi pemakaman.
Iis, tetangga korban, mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut. Ia menyebut FAM sebagai sosok anak yang baik dan mudah bergaul dengan siapa saja.
“Almarhum anaknya baik, mudah berbaur dengan semua kalangan. Kami tidak menyangka kejadian seperti ini bisa terjadi dan sampai menghilangkan nyawa,” ujar Iis dengan penuh haru.
Sebagai tetangga, Iis turut merasakan kepedihan yang dialami keluarga korban. Ia berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman setimpal kepada para pelaku.
“Kami berharap proses hukum berjalan dengan sebenar-benarnya, diusut sampai tuntas dan seadil-adilnya,” imbuhnya kepada wartawan intensnews.id melalui pesan singkat.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak bahwa perlindungan terhadap pelajar harus menjadi perhatian serius. Keamanan lingkungan dan pengawasan terhadap potensi tindak kekerasan di kalangan remaja dinilai perlu ditingkatkan agar tragedi serupa tidak kembali terulang.





