TULUNGAGUNG, INTENSNEWS.ID — Petugas gabungan dari Tim Jibom Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur bersama Polres Tulungagung memusnahkan ratusan petasan siap ledak serta puluhan kilogram bahan peledak hasil operasi selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.
Pemusnahan dilakukan di lapangan tembak Gunung Cemenung, Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, dengan pengamanan ketat, Minggu (22/3/2026).
Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 346 petasan berbagai ukuran serta bahan peledak berupa bubuk mesiu dengan total berat mencapai 22,15 kilogram.
Kabag Ops Polres Tulungagung, Maga Fidri Isdiawan, menjelaskan bahwa seluruh barang tersebut merupakan hasil sitaan dari sejumlah polsek di wilayah hukum Polres Tulungagung.
“Total ada 346 petasan berbagai ukuran serta bubuk mesiu seberat 22,15 kilogram yang dimusnahkan. Ini hasil operasi selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujarnya.
Proses pemusnahan dilakukan dengan metode disposal aman, yakni mengurai isi petasan dan membakar bubuk mesiu secara terkendali guna menghindari risiko ledakan besar.
Selama proses berlangsung, area lokasi disterilkan secara ketat. Hanya lima personel tim Jibom yang berada di titik pemusnahan, sementara petugas lainnya berjaga di perimeter untuk memastikan keamanan dan mencegah warga mendekat.
Dari hasil penelusuran, sebagian besar pelaku pembuatan maupun kepemilikan petasan ilegal diketahui berasal dari kalangan anak-anak berusia 10 hingga 15 tahun. Mereka belajar merakit petasan dari internet serta membeli bahan secara daring.
Pihak kepolisian mengambil langkah pembinaan dengan mengembalikan anak-anak tersebut kepada orang tua masing-masing, sementara pelaku dewasa tetap diproses sesuai hukum yang berlaku.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya aparat dalam menekan peredaran petasan ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya pada momen perayaan keagamaan.






