Rutan Kelas I Palembang Jadi Lokasi Sertifikasi Tenaga Kerja Terampil Kementerian PUPR, Dibuka Asisten II Mewakili Wali Kota

  • Bagikan

Palembang, Intensnews.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan melalui pelaksanaan Sertifikasi Tenaga Kerja Terampil Mobile Training Unit (MTU) yang diselenggarakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten II Pemerintah Kota Palembang yang hadir mewakili Wali Kota Palembang. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan kompetensi dan pembinaan kemandirian warga binaan.

Selain itu, sejumlah pejabat Pemerintah Kota Palembang juga hadir mendampingi, di antaranya Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, serta Camat Ilir Barat I.

Program sertifikasi tenaga kerja terampil ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengakuan kompetensi kerja yang sesuai dengan standar nasional di bidang jasa konstruksi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian PUPR dalam memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan sebagai persiapan memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Seluruh peserta mengikuti tahapan sertifikasi mulai dari verifikasi administrasi, asesmen kompetensi, hingga penilaian oleh asesor profesional yang berwenang. Melalui proses tersebut, peserta diharapkan memperoleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional sehingga mampu meningkatkan daya saing dan peluang kerja di masa depan.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, M. Rolan, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.

“Melalui sertifikasi kompetensi ini, warga binaan diharapkan memiliki keterampilan yang terstandarisasi dan siap berkontribusi secara produktif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pembinaan berbasis keterampilan dan sertifikasi merupakan langkah strategis untuk membantu warga binaan memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik sekaligus meningkatkan kualitas hidup setelah menjalani masa pidana.

Kehadiran Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Selatan bersama jajaran Pemerintah Kota Palembang menunjukkan kuatnya sinergi antarinstansi dalam mendukung program pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesiapan kerja warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan di Rutan Kelas I Palembang sekaligus mendukung terwujudnya warga binaan yang kompeten, mandiri, dan siap bersaing di dunia kerja.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *