PALEMBANG, intensnews.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra menghadiri peresmian operasionalisasi 1.601 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) secara virtual dari Jalan TPH Sofyan, Kecamatan Gandus, Palembang, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian nasional tersebut dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih yang dinilai berjalan sangat cepat, mulai dari pematangan konsep hingga pembangunan fisik koperasi.
“Secara fisik, saat ini sudah siap 9.000 gedung beserta sistemnya. Program pemerintah untuk KDMP dengan total 9.294 gerai juga telah selesai dibangun. Mari kita maju dengan rasa percaya diri bahwa koperasi ini akan menjadi kekuatan bersama dalam membangun ekonomi masyarakat dan negara,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu kekuatan utama ekonomi rakyat yang harus diperkuat guna mendorong kemandirian bangsa serta pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan program Koperasi Merah Putih merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, koperasi tersebut dirancang agar roda perekonomian masyarakat dapat tumbuh dari bawah sehingga mampu menciptakan pemerataan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Dengan diresmikannya operasionalisasi ribuan koperasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyatakan siap mendukung penuh keberadaan KDMP di seluruh wilayah Sumsel.
Sekda Sumsel Edward Candra mengatakan keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, menjaga ketahanan pangan lokal, serta membuka peluang usaha baru bagi warga di tingkat desa dan kelurahan.
Kegiatan peresmian di Gandus Palembang berlangsung aman dan lancar serta dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pengurus koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional di bidang ekonomi kerakyatan.





