PESISIR SELATAN,IntensNews.id – Wacana mengenai efektivitas penggunaan anggaran negara dalam program sosial kembali menjadi perhatian publik. Tokoh muda Pesisir Selatan, Roby Putra Tama (RPT), menyampaikan pandangannya terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menyasar peserta didik di sekolah.
Menurut RPT, pemerintah sebaiknya lebih memprioritaskan program kesehatan gratis dan pendidikan gratis yang berkualitas, karena dinilai memiliki dampak jangka panjang yang lebih luas bagi masyarakat.
“Lebih baik pemerintah membuat program kesehatan gratis dan pendidikan gratis secara menyeluruh dibanding Program Makan Bergizi Gratis untuk anak sekolah. Kalau MBG, menurut saya lebih tepat diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lansia yang benar-benar membutuhkan perhatian gizi,” ujar RPT.
Ia menilai kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita yang berisiko mengalami stunting, serta lansia kurang mampu merupakan sasaran yang lebih tepat untuk mendapatkan bantuan pemenuhan gizi dari negara.
Menurutnya, upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan dan usia dini. Karena itu, intervensi gizi kepada ibu hamil dan balita dinilai akan memberikan manfaat yang lebih besar dalam menciptakan generasi sehat di masa depan.
“Anak sekolah memang membutuhkan asupan gizi yang baik, tetapi sebagian besar masih bisa membawa bekal dari rumah. Yang lebih penting adalah memastikan pendidikan benar-benar gratis tanpa pungutan dan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya,” katanya.
RPT juga menegaskan bahwa kebijakan publik harus mengedepankan prinsip ketepatan sasaran agar anggaran negara dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Saya berharap anggaran negara benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang paling mendesak. Anak-anak harus mendapatkan pendidikan yang layak, masyarakat harus mudah berobat, dan kasus stunting harus ditekan sejak dari hulu melalui pemenuhan gizi ibu hamil dan balita,” tambahnya.
Sebagai bagian dari generasi muda Pesisir Selatan, RPT mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.
“Mari kita kawal anggaran agar tepat sasaran. Anak Pesisir Selatan harus sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.





