Torehkan Tonggak Baru, Blastula IVF Siloam Sriwijaya Rayakan Kelahiran Bayi Tabung ke-600

  • Bagikan

Palembang ,IntensNews.id — Bagi pasangan suami istri yang telah lama menantikan kehadiran buah hati, dua garis pada alat tes kehamilan bukan sekadar tanda. Di baliknya terdapat perjuangan panjang, air mata, doa dan harapan yang terus dipertahankan.

Mereka yang akrab disebut “pejuang garis dua” itu kini memiliki lebih banyak alasan untuk tersenyum. Klinik Blastula IVF Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang mencatat tonggak penting dengan merayakan kelahiran bayi tabung ke-600 sejak klinik tersebut resmi berdiri pada 21 Januari 2021.

Perjalanan menuju angka 600 bukanlah proses singkat. Dalam lima tahun terakhir, jumlah kelahiran dari program bayi tabung Blastula IVF menunjukkan pertumbuhan yang konsisten.

Jumlah kelahiran tercatat sebanyak 255 bayi pada awal 2024, kemudian meningkat menjadi 300 bayi pada April 2024. Angka tersebut kembali menembus 500 kelahiran pada September 2025 dan kini genap mencapai 600 kelahiran pada 2026.

Blastula IVF juga menyebut tingkat keberhasilan program bayi tabungnya konsisten berada di atas 68 persen. Angka tersebut, menurut pihak klinik, berada di atas rata-rata keberhasilan program IVF dunia yang disebut berkisar 35 persen.

Capaian tersebut turut memperkuat posisi Blastula IVF Center sebagai salah satu layanan fertilitas yang menjadi rujukan pasangan dari berbagai daerah.

Pasien Blastula IVF tidak hanya berasal dari Palembang dan Sumatera Selatan, tetapi juga dari Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Medan, Pekanbaru hingga Padang. Bahkan, sejumlah pasangan datang dari Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan hingga luar negeri untuk menjalani program kehamilan di Palembang.

Kehadiran layanan tersebut menjadi jawaban bagi masyarakat di Pulau Sumatera yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya lebih besar untuk mendapatkan layanan bayi tabung di Pulau Jawa maupun luar negeri.

Lima Tahun Menanti, Berujung Tangis Bahagia

Salah satu kisah yang mewarnai perjalanan menuju kelahiran bayi tabung ke-600 datang dari pasangan Fuhans dan Risnawati asal Palembang.

Selama lima tahun, pasangan tersebut menantikan kehadiran buah hati. Setelah menjalani program bayi tabung di Blastula IVF, penantian panjang itu akhirnya terjawab.

Keduanya dikaruniai seorang bayi laki-laki yang lahir pada 11 Agustus 2026.

Kisah pasangan tersebut menjadi salah satu dari ratusan perjalanan yang memperlihatkan bahwa di balik keberhasilan program bayi tabung terdapat perjuangan panjang pasien, ketekunan tim medis, dukungan teknologi serta keyakinan untuk tidak menyerah pada harapan.

Chief Executive Officer Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang, Andry Sjamsu, EMBA., MARS., M.M., mengatakan pencapaian 600 kelahiran tersebut menjadi bukti komitmen jangka panjang Siloam dalam menghadirkan layanan fertilitas berkualitas bagi masyarakat, khususnya di Pulau Sumatera.

“Angka 600 bukan sekadar angka. Di baliknya ada 600 keluarga yang penantiannya berujung syukur, dan ratusan lainnya yang masih berjuang bersama kami hari ini. Sejak awal berdiri, komitmen kami adalah menghadirkan layanan bayi tabung berstandar internasional tanpa mengharuskan masyarakat Sumatera pergi jauh ke Pulau Jawa atau ke luar negeri,” kata Andry, Selasa (18/8/2026) siang.

Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi pengingat bahwa harapan bagi pasangan yang ingin memiliki buah hati kini semakin dekat dan nyata.

Bukan Sekadar Teknologi, tetapi Juga Pendampingan

Di tempat yang sama, Hospital Director Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Ns. Benedikta Betty Bawaningtyas, S.Kep., M.M., FISQua, mengatakan lima tahun perjalanan Blastula IVF merupakan hasil sinergi antara klinisi, tim embriologi dan manajemen rumah sakit.

“Setiap tahun, rata-rata 100 bayi lahir dari program bayi tabung di Blastula IVF, dan setiap kelahiran adalah kisah perjuangan yang berbeda-beda. Kami percaya bahwa pelayanan fertilitas bukan hanya soal teknologi dan angka keberhasilan, tetapi juga soal mendampingi pasien secara utuh, baik secara medis maupun emosional, sejak konsultasi pertama hingga hari mereka menggendong buah hatinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap pasangan yang datang membawa cerita dan perjuangan masing-masing. Karena itu, pendampingan secara menyeluruh menjadi bagian penting dalam pelayanan Blastula IVF.

“Di setiap dua garis yang muncul, ada keyakinan yang kami jaga bersama pasien kami,” tambahnya.

Terus Kembangkan Teknologi Fertilitas

Keberhasilan Blastula IVF juga didukung pengembangan teknologi di bidang fertilitas. Klinik tersebut menjadi salah satu pelopor penerapan teknologi metode blastula transfer, yakni teknik transfer embrio pada tahap perkembangan hari kelima hingga keenam ketika embrio dinilai telah mencapai tahap perkembangan tertentu yang menjadi pertimbangan dalam proses transfer.

Dokter Blastula IVF Siloam Sriwijaya, dr. M. Aerul Chakra, Sp.OG-KFER, MIGS, mengatakan perkembangan teknologi fertilitas terus menjadi perhatian tim medis.

“Begitu ada teknologi terbaru, kami langsung aplikasikan. Kami tidak ingin pasien kami tertinggal dari perkembangan dunia fertilitas global,” jelasnya.

Ia menilai kelahiran bayi tabung ke-600 menjadi bukti bahwa teknologi, pengalaman tim medis dan ketekunan pasien dapat berjalan beriringan dalam perjalanan mendapatkan buah hati.

“Bayi ke-600 ini adalah bukti bahwa dengan teknologi yang tepat, tim medis yang berpengalaman, dan doa yang tak pernah putus, keajaiban kehidupan dapat terwujud bagi pasangan yang telah lama menanti,” ungkapnya.

Menyambut pencapaian tersebut, Blastula IVF Center RS Siloam Sriwijaya berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan, teknologi serta memperluas edukasi mengenai kesuburan bagi masyarakat, khususnya di Pulau Sumatera.

Bagi Siloam, setiap kelahiran bukan sekadar pencapaian medis. Setiap bayi yang lahir juga menjadi simbol harapan bagi keluarga yang selama bertahun-tahun menanti kehadiran buah hati.

Sebab di balik setiap penantian, selalu ada keyakinan yang layak diperjuangkan.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *