Dituding Abaikan Kader Akar Rumput, Penunjukan Ketua PKB Pagar Alam Picu Ancaman Mundur Massal

  • Bagikan

PAGAR ALAM, IntensNews.id – Gejolak internal melanda Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pagar Alam. Sejumlah pengurus dan kader di tingkat kecamatan mengancam mengundurkan diri secara massal sebagai bentuk protes atas penunjukan langsung Ketua DPC PKB Kota Pagar Alam oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

Polemik mencuat setelah DPP PKB menunjuk Ludi Oliansyah sebagai Ketua DPC PKB Kota Pagar Alam. Sejumlah kader menilai keputusan tersebut tidak melalui mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Beberapa pengurus yang menyatakan sikap keberatan antara lain Sekretaris DPC PKB Kota Pagar Alam Chandra Jaya, Ketua DPAC Dempo Tengah M. Sa’an, Ketua DPAC Dempo Selatan Darul Qutni, serta sejumlah pengurus tingkat kecamatan lainnya.

Sekretaris DPC PKB Kota Pagar Alam, Chandra Jaya, menegaskan bahwa penunjukan ketua DPC seharusnya dilakukan melalui Musyawarah Cabang (Muscab), bukan melalui penunjukan langsung.

“Kami merasa keputusan ini tidak sesuai dengan mekanisme organisasi. Seharusnya proses pemilihan dilakukan melalui Muscab, kemudian hasilnya diusulkan ke DPW dan DPP untuk mendapatkan pengesahan,” ujar Chandra, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, langkah tersebut berpotensi menimbulkan ketidakpuasan di kalangan kader yang selama ini aktif membesarkan partai di tingkat akar rumput.

Kader Lama Merasa Diabaikan
Senada dengan itu, Ketua DPAC Dempo Tengah, M. Sa’an, menilai DPP seharusnya mempertimbangkan rekam jejak kader yang telah lama berjuang membesarkan PKB di Kota Pagar Alam.
“Kami tidak menolak siapa pun untuk memimpin. Namun perlu ada penghargaan terhadap kader yang selama ini berjuang membangun partai. Jangan sampai kader baru justru langsung menempati posisi strategis tanpa melalui proses yang semestinya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keberatan yang disampaikan bukan bersifat personal, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap mekanisme organisasi dan keberlangsungan kaderisasi partai.
Keberhasilan Raih Tiga Kursi DPRD Jadi Sorotan

Sementara itu, Ketua DPAC Dempo Selatan, Darul Qutni, mengingatkan bahwa capaian PKB meraih tiga kursi DPRD Kota Pagar Alam pada Pemilu Legislatif lalu merupakan hasil kerja keras seluruh pengurus dan kader di lapangan.

Menurutnya, pengorbanan dan loyalitas kader selama ini seharusnya menjadi pertimbangan penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai di daerah.

“Kami sangat menyayangkan jika mekanisme organisasi tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Jika keputusan ini tidak dievaluasi kembali, maka kami siap mengambil sikap untuk mengundurkan diri dari partai,” tegas Darul.

Polemik yang berkembang saat ini memunculkan kekhawatiran akan terjadinya perpecahan internal di tubuh PKB Kota Pagar Alam menjelang agenda-agenda politik mendatang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Ketua DPC PKB Kota Pagar Alam yang ditunjuk, Ludi Oliansyah, maupun pengurus DPW PKB Sumatera Selatan belum memberikan pernyataan resmi terkait keberatan yang disampaikan sejumlah pengurus dan kader tersebut.

Publik kini menantikan langkah DPP PKB dalam merespons aspirasi kader daerah guna menjaga soliditas dan stabilitas organisasi di Kota Pagar Alam.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *