PALEMBANG, IntensNews.id – Anggota Komisi I DPR RI, Yudha Novanza Utama, menegaskan bahwa keterbatasan ruang lingkup tugas komisi bukan menjadi alasan untuk tidak hadir di tengah masyarakat. Sebagai wakil rakyat, ia berkomitmen menyerap dan memperjuangkan berbagai aspirasi warga, termasuk persoalan yang dihadapi masyarakat Kota Palembang.
Pernyataan tersebut disampaikan Yudha saat menghadiri agenda Festival Aspirasi BAM DPR RI yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Minggu (14/6/2026).
Menurut Yudha, meskipun Komisi I DPR RI membidangi pertahanan, hubungan luar negeri, komunikasi, dan informatika, anggota DPR tetap memiliki tanggung jawab moral untuk mendengarkan berbagai persoalan yang berkembang di daerah pemilihannya.
“Kehadiran kami bukan hanya menjalankan tugas formal sebagai anggota DPR RI, tetapi juga untuk mencari solusi dan menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat kepada pemerintah maupun pihak terkait,” ujar Yudha.
Dalam dialog bersama masyarakat, berbagai keluhan dan harapan warga Palembang disampaikan secara langsung. Mulai dari persoalan infrastruktur, tata kota, hingga upaya penanggulangan banjir yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
Yudha memastikan seluruh aspirasi yang diterima tidak akan berhenti sebatas forum diskusi. Ia berjanji membawa berbagai masukan tersebut ke tingkat nasional melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang dimiliki DPR RI.
“Berbagai masukan dan keluhan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan kami di DPR RI, baik melalui fungsi pengawasan, penganggaran, maupun koordinasi lintas sektoral dengan kementerian dan lembaga terkait,” tegasnya.
Melalui Festival Aspirasi BAM DPR RI, Yudha berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
Salah satu fokus yang menjadi perhatian adalah mewujudkan tata kota Palembang yang lebih baik serta mencari solusi jangka panjang terhadap persoalan banjir yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi semua pihak sangat diperlukan agar pembangunan berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan adanya ruang dialog terbuka seperti ini, aspirasi warga diharapkan dapat tersalurkan secara langsung dan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.





