PMII Cabang OKI Gelar Diskusi Daring “Kaderisasi Sebagai Ruh Pergerakan”

  • Bagikan

OGAN KOMERING ILIR, INTENNEWS.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar diskusi kaderisasi bertajuk “Kaderisasi Sebagai Ruh Pergerakan”, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom ini menjadi salah satu upaya PMII Cabang OKI dalam memperkuat pemahaman kader mengenai pentingnya kaderisasi sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan serta arah perjuangan organisasi.

Diskusi tersebut menghadirkan Ketua I Bidang Kaderisasi PMII Cabang OKI, Setiawan Jhordy, serta Sekretaris Cabang PMII OKI, Rizal Amril Wahyudi, sebagai pemateri. Sementara jalannya diskusi dipandu oleh Aisyah Almadinah, Sekretaris II PMII OKI, yang bertindak sebagai moderator.

Kegiatan ini diikuti oleh kader PMII dari berbagai komisariat dan rayon di Kabupaten Ogan Komering Ilir, serta dihadiri pula oleh perwakilan kader PMII dari luar daerah yang turut bergabung secara daring.

Dalam pemaparannya, Setiawan Jhordy menegaskan bahwa kaderisasi merupakan ruh utama dalam pergerakan PMII. Menurutnya, organisasi yang kuat tidak hanya bergantung pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada proses kaderisasi yang berjalan secara terarah, sistematis, dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa kaderisasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter, integritas, serta kapasitas intelektual kader, sehingga mampu menjalankan peran organisasi secara maksimal di tengah masyarakat.

“Kaderisasi bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan proses pembentukan karakter, intelektualitas, dan militansi kader dalam menjaga nilai-nilai perjuangan PMII,” ujarnya.

Sementara itu, Rizal Amril Wahyudi menekankan pentingnya peningkatan kapasitas intelektual kader dalam menghadapi berbagai dinamika sosial yang terus berkembang.

Menurutnya, kader PMII harus memiliki kepekaan sosial dan kemampuan berpikir kritis agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Jangan malu untuk bertanya, karena awal dari pengetahuan adalah bertanya,” ungkapnya.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan berbagai pertanyaan, pandangan, serta gagasan yang disampaikan oleh para peserta. Antusiasme kader menunjukkan bahwa forum diskusi masih menjadi ruang penting dalam membangun kesadaran intelektual serta memperkuat semangat pergerakan mahasiswa.

Di akhir kegiatan, Setiawan Jhordy menyampaikan pesan reflektif kepada para kader mengenai makna kepemimpinan dalam organisasi.

“Memimpin adalah menderita, dan penderitaan yang mulia adalah memimpin,” pesannya.

Melalui kegiatan ini, PMII Cabang OKI berharap forum diskusi kaderisasi dapat terus menjadi ruang penguatan ide, gagasan, serta semangat pergerakan mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus menjaga tradisi intelektual di lingkungan organisasi.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *