OKI, INTENSNEWS.ID — Suasana kebersamaan terasa hangat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Musholla Miftahul Jannah, Desa Pedamaran II, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh pengurus mushola tersebut dihadiri puluhan warga, anak-anak yatim, serta masyarakat dari desa sekitar. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci.
Ketua Musholla Miftahul Jannah, Redi Arisandi, yang akrab disapa Wo Redi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan buka puasa bersama tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Wo Redi.
Selain buka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.
Salah seorang anak yatim yang hadir, Ahmad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh pengurus mushola.
“Terima kasih kepada Ketua Pengurus Musholla Miftahul Jannah, Wo Redi, yang telah mengadakan acara bukber ini. Terima kasih juga atas santunan yang diberikan kepada saya dan teman-teman,” ungkapnya dengan penuh haru.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus mushola, di antaranya Bandra Dodoi, Doni Pratama, dan Ronal, yang turut berbaur dengan anak-anak yatim serta masyarakat. Selain itu, hadir pula tokoh masyarakat Desa Pedamaran II dan warga dari desa tetangga, termasuk anak-anak pengajian yang diasuh langsung oleh Wo Redi bersama istrinya, Teteh Badriah.
Setelah berbuka puasa dan melaksanakan salat Maghrib berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan dialog ringan antara pengurus dan jamaah. Acara kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin dalam mempererat hubungan sosial serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.






