Pusri Dorong Pengelolaan Limbah Tekstil Bernilai Ekonomis dalam Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia

  • Bagikan

PALEMBANG, IntenNews.id – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang menggelar Sustainability Event 2026 yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendorong budaya keberlanjutan melalui edukasi, aksi lingkungan, serta penerapan ekonomi sirkular di lingkungan kerja.

Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih lingkungan di area Dermaga Ferry Pusri yang melibatkan jajaran manajemen dan karyawan. Selain itu, Pusri juga mengadakan Auto Mobile Expo kendaraan listrik, bazar UMK binaan, serta berbagai kegiatan yang mengajak masyarakat dan karyawan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah Talkshow Pengelolaan Limbah Tekstil bertema “Pengelolaan Limbah Tekstil Menjadi Produk yang Bermanfaat dan Bernilai Ekonomis” yang menghadirkan narasumber dari Sadar Lemari dan Eco Touch. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan limbah tekstil dan penerapan konsep ekonomi sirkular dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur Manajemen Risiko Pusri, Panji Winanteya Ruky, menegaskan bahwa limbah tekstil yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai sebenarnya dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat sekaligus bernilai ekonomi. Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan serta meningkatkan kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan.

Sebagai bentuk implementasi nyata, Pusri menginisiasi program pengumpulan seragam bekas yang sudah tidak digunakan oleh karyawan.

Program tersebut mendapat respons positif dengan total seragam yang terkumpul mencapai sekitar satu ton. Seluruh seragam tersebut selanjutnya akan didaur ulang bersama Sadar Lemari dan Eco Touch menjadi berbagai produk baru yang lebih bermanfaat dan memiliki nilai ekonomis.

Menurut Panji, tingginya partisipasi karyawan menunjukkan meningkatnya kepedulian terhadap isu keberlanjutan. Ia berharap program serupa tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi juga dapat menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di rumah.

Melalui Sustainability Event 2026, Pusri kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui berbagai program yang berorientasi pada pengurangan emisi, pengelolaan limbah, efisiensi sumber daya, serta peningkatan kesadaran seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya pembangunan berkelanjutan.

.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *